Mei 2015
Portal Info Guru

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan Belajar Bersama Maestro (BBM) Kebudayaan untuk siswa-siswi SMA kelas X dan XI. Terdapat sepuluh maestro yang akan mewakili beberapa bidang kesenian seperti teater, tari, patung, lukis, musik, dan film. Belajar Bersama Maestro (BBM) ini akan diselenggarakan dalam bentuk magang di tempat/sanggar para Maestro Kebudayaan selama liburan sekolah, sehingga waktu liburan siswa akan lebih bermanfaat dengan diisi program-program yang edukatif, terlebih dimentori oleh para maestro seni di Indonesia. Siswa yang mendaftar akan diseleksi oleh Panitia dan para Maestro untuk mendapatkan 100 siswa terbaik yang akan mengikuti kegiatan BBM ini dari tanggal 21 - 30 Juni 2015 di tempat/sanggar Maestro pilihan masing-masing peserta.

PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

Calon Pendaftar dimohon tidak terpancing oleh tawaran dari oknum/pihak manapun yang mengaku dapat membantu yang bersangkutan dapat lolos seleksi kegiatan Belajar Bersama Maestro Kemdikbud.

Syarat & Ketentuan

Peserta didik (siswa) yang dapat mendaftar menjadi Calon Peserta BBM adalah:
1. Siswa kelas X dan XI SMA/SMK di seluruh Indonesia
2. Memiliki prestasi di bidang budaya yang dipilih (dibuktikan dengan melampirkan sertifikat/bukti prestasi/video/foto)
3. Aktif mengikuti kegiatan organisasi di bidang seni


Alur Pendaftaran 
Daftar Para Maestro Klik Disini
Sekian semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan artikel ini, terima kasih.


Untuk Aplikasi  dan Info terbaru seputar Dunia Pendidikan lainnya   

Tetap tinjau blog ini atau Silahkan Like Fanspage kami :
Portal Info Guru

Sebelumnya anda bisa baca ini dulu : KETENTUAN DAN SYARAT PPDB SD SMP SMA 2015/2016


Berikut ini adalah KUMPULAN FILE ADMINISTRASI MENYAMBUT TAHUN AJARAN BARU DAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU Tahun ajaran mendatang, Silahkan klik link di bawah : 

Silahkan download semua file di atas, dan semoga bermanfaat.

Jika anda bingung bagaimana cara mendownload file di website ini silahkan klik disini : 
CARA DOWNLOAD

Untuk Aplikasi  dan Info terbaru seputar Dunia Pendidikan lainnya   

Tetap tinjau blog ini atau Silahkan Like Fanspage kami :
PORTAL GURU REPUBLIK INDONESIA ONLINE 
Portal Info Guru



Langsung ajah, Agar lebih jelas mengenai persyaratan dan ketentuan peserta didik yang dapat diterima pada masing-masing jenjang pendidikan perhatikan berikut ini:

1. PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
Persyaratan calon peserta didik PAUD melalui Jalur Pendikan Formal/Taman Kanak-kanak (TK) adalah:
a.    Berusia 4 sampai dengan 5 tahun untuk kelompok A;
b.   Berusia 5 sampai 6 tahun untuk kelompok B.
Bagi peserta didik PAUD melalui jalur Nor Formal berbentuk Taman Penitipan Anak (TPA) atau bentuk lainnya yang sederajat (0-<2 2-="" 4-="" anak="" atau="" bentuk="" bermain="" dan="" dengan="" kelompok="" lain="" program="" sederajat="" span="" th.="" th="" untuk="" usia="" yang="">

Sedangkan persyaratan untuk calon peserta didik PAUD Jalur Pendidikan Formal/Taman Kanak-Kanak Luar Biasa (TKLB) adalah anak yang berusia minimal 4 Tahun.

2. SD (Sekolah Dasar) dan sederajat
Syarat dan ketentuan bagi calon peserta didik kelas 1 SD adalah:
a.    Berusia 7 12 Tahun wajin diterima di SD/Sekolah bentuk lain yang sederajat.
b.   Tepat/dan atau telah berusia 6 tahun dapat diterima di SD/Sekolah bentuk lain yang sederajat.

Sedangkan persyaratan calon peserta didik kelas 1 SD Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) adalah anak yang memiliki usia minimal 6 Tahun.

3. SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan Sederajat
Syarat dan ketentuan calon peserta didik untuk kelas VII SMP adalah sebagai berikut:
a.    Telah dinyatakan Taman dari tingkat sebelumnya atau SD/SDLB/MI/Program Paket A dan dibuktikan dengan STL (Surat Tanda Lulus).
b.   Memiliki Daftar Nilai Ujian Akhir Sekolah atau Daftar Nilai Ujian Persamaan Tamat SD atau Daftar Nilai Penilaian Hasil Belajar Tahap Akhir Nasional (Pehabtanas) Program Paket A.
c.    Berusia setinggi-tingginya 18 tahun pada awal tahun Pelajaran Baru.

Dan syarat calon peserta didik kelas VII SMP Luar Biasa (SMPLB) adalah tamatan SD/SDLB/MI/Paket A dan memiliki STL (Surat Tanda Lulus).

4. SMA (Sekolah Menengah Atas) dan Sederajat
Syarat dan ketentuan calon peserta didik kelas X SMA adalah sebagai berikut:
a.    Telah dinyatakan tamat dari tingkat sebelumnya atau SMP/SMPLB/MTs/Paket B dan memiliki STL (Surat Tanda Lulus).
b.   Memiliki Daftar Nilai Ujian Nasional SMP atau MTs atau Daftar Nilai Ujian Persamaan Tamat SMP atau Daftar Nilai Penilaian Hasil Belajar Tahap Akhir Nasional (Pehabtanas) Program Paket B.
c.    Berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada awal tahun Pelajaran Baru.

Kemudian persyaratan untuk calon peserta didik kelas X SMA Luas Biasa (SMALB) adalah anak tamat dari SMP/SMPLB/MTs/Paket B dan memiliki STL (Surat Tanda Lulus).

5. SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dan Sederajat
Syarat dan ketentuan calon peserta didik kelas X SMA adalah sebagai berikut:
a.    Telah dinyatakan tamat dari tingkat sebelumnya atau SMP/SMPLB/MTs/Paket B dan memiliki STL (Surat Tanda Lulus).
b.   Memiliki Daftar Nilai Ujian Nasional SMP atau MTs atau Daftar Nilai Ujian Persamaan Tamat SMP atau Daftar Nilai Penilaian Hasil Belajar Tahap Akhir Nasional (Pehabtanas) Program Paket B.
c.    Berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada awal tahun Pelajaran Baru.
d.   Memenuhi syarat sesuai ketentuan spesifik program pendidikan sekolah yang dituju.

Pada kondisi khusus jika persyaratan usia masuk SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB, dan SMK tidak dapat dipenuhi maka sekolah diberikan kewenangan untuk mengatur sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, dengan tetap mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku.


[baca juga] Kumpulan file untuk Penerimaan Peserta Didik Baru

source : sdn-tambaharjo.blogspot.com


Untuk Aplikasi  dan Info terbaru seputar Dunia Pendidikan lainnya   
Tetap tinjau blog ini atau Silahkan Like Fanspage kami :
PORTAL GURU REPUBLIK INDONESIA ONLINE 
Portal Info Guru


Tim Pengembang Dapodikmen Pusat telah menyelesaikan Aplikasi Dapodikmen versi 8.1.4 sebagai langkah tindak lanjut atas masukan dari Operator Dapodikmen di seluruh Nusantara. Aplikasi Dapodikmen versi 8.14 merupakan suatu langkah strategis peningkatan kualitas layanan pendataan khususnya pendataan Sekolah Menengah pada tahun 2015. 
Rilis Aplikasi Dapodikmen versi 8.14 terdiri dari 2 (dua) aplikasi yaitu Installer Aplikasi Dapodikmen versi 8.14 dan Updater Aplikasi Dapodikmen versi 8.14. Dalam rangka untuk memperoleh hasil instalasi yang baik, diperlukan beberapa pemahaman sebagai berikut :
  • Installer Dapodikmen Versi 8.14 digunakan pada komputer/laptop operator  yang belum terdapat sama sekali aplikasi Dapodikmen ( fresh install atau baru)
  • Updater 8.14 digunakan pada computer/laptop operator sudah terinstalasi aplikasi dapodikmen versi 8.13. Perlu diperhatikan bahwa computer/laptop operator hanya terinstall aplikasi Dapodikmen versi 8.13 (Bukan dari versi 8.12 atau 8.10).
  • Kondisi Khusus : apabila pada beranda Aplikasi dapodikmen terdapat keterangan Versi Aplikasi : v.8.1.3 dan Versi Database : 2.42 sebaiknya gunakan pilihan installer Dapodikmen 8.14 dengan didahului melakukan sinkronisasi.
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh operator Dapodikmen terkait teknis update Aplikasi Dapodikmen versi 8.1.4 adalah sebagai berikut:
A. Untuk kondisi sekolah melakukan instalasi baru, proses instalasinya sebagai berikut :
  1. Download Installer Aplikasi Dapodikmen versi 8.14
  2. Generate dan download prefill baru menggunakan Kode Registrasi di alamat : http://sync.dikmen.kemdikbud.go.id/prefill
  3. Masukkan file prefill yang telah di download ke dalam folder C://prefill_dapodik
  4. Lakukan registrasi pada aplikasi Dapodikmen versi 8.1.4 dengan menggunakan user account yang sama dengan yang telah diregistrasi pada aplikasi Dapodikmen versi 8.1.3, untuk proses registrasi yang lebih cepat anda dapat menonaktifkan koneksi internet terlebih dahulu.
  5. Setelah registrasi dan login, lakukan validasi di lanjutkan sinkronisasi ONLINE. Hal ini bertujuan meng-update referensi-referensi baru.
B. Untuk Kondisi sekolah yang masih menggunakan Aplikasi Dapodikmen versi 8.1.3, proses instalasinya sebagai berikut :
  1. Download updater 8.14
  2. Lakukan sinkronisasi Aplikasi Dapodikmen. Pastikan berhasil sinkronisasi dengan melihat data yang sukses dan gagal disinkronisasi.
  3. Lakukan instalasi Updater 8.14.
  4. Akses aplikasi dan lakukan refresh dengan menekan tombol ctrl F5
Berikut ini merupakan beberapa daftar perubahan untuk Aplikasi Dapodikmen versi 8.14 adalah sebagai berikut :
A.Daftar Perubahan versi 8.1.4 
  1. [Pembaruan] Menu Pedoman Bantuan Tabel
  2. [Pembaruan] Tabel RSS Berita Terbaru Dapodikmen
  3. [Pembaruan] Unduh Formulir PTK indivdual
  4. [Pembaruan] Unduh Formulir PD indivdual
  5. [Pembaruan] Penambahan kolom NIS dan keterangan wali kelas di unduh Absensi PD
  6. [Pembaruan] Penambahan kolom Rombel dan Program Pengajaran / Kompetensi Keahlian di unduh Peserta UN
  7. [Pembaruan] Validasi Isian NIPD/NIS tidak boleh kosong
  8. [Pembaruan] Validasi data ganda NIPD/NIS pada saat registrasi peserta didik
  9. [Pembaruan] Tombol Batalkan Registrasi Peserta Didik
  10. [Pembaruan] Tombol Batalkan Penugasan PTK
  11. [Pembaruan] Petunjuk pengisian nomor peserta Ujian Nasional SMP di Formulir Registrasi Peserta Didik
  12. [Perbaikan] Perbaikan bug jam mengajar PTK di unduh profil sekolah
  13. [Perbaikan] Perbaikan bug gelar akademik PTK di unduh profil sekolah
  14. [Perbaikan] Perbaikan bug simpan pembelajaran
  15. [Perbaikan] Format Tanggal di Tabel Berita di Beranda
  16. [Perbaikan] Perbaikan celah keamanan
  17. [Perbaikan] Perbaikan Isian Pangkat Golongan di Form PTK
  18. [Perbaikan] Perbaikan filter kurikulum menyesuaikan dengan referensi baru
  19. [Perbaikan] Bug tambah pengguna di manajemen pengguna
  20. [Perbaikan] Filter Kurikulum di tabel rombongan belajar untuk SPK
  21. [Perbaikan] Bug di tabel Pembelajaran untuk Kurikulum KTSP
  22. [Perbaikan] Bug di menu tambah pembelajaran untuk Kurikulum KTSP
  23. [Perbaikan] Bug di pengelompokan mata pelajaran agama dan budi pekerti untuk kurikulum 2013
  24. [Perbaikan] Bug PTK yang sudah terhapus masih tampil di tabel pembelajaran
  25. [Perbaikan] Penyesuaian prasarana untuk rombongan belajar selain jenis kelas di tabel rombongan belajar
B.Perubahan Khusus SPK
  1. [Pembaruan] Penyesuaian Aplikasi untuk SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama)
  2. [Pembaruan] Filter Jenis PTK untuk SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama)
  3. [Pembaruan] Modul LPA (Lembaga Pendidikan Asing)
  4. [Pembaruan] Isian No. Passport sebagai pengganti NIK untuk PTK WNA
  5. [Pembaruan] Penjelasan Isian IMTA dari Kemdikbud untuk PTK WNA
  6. [Pembaruan] Modul Riwayat IMTA dari Kemnakertrans untuk PTK WNA
  7. [Pembaruan] Penjelasan isian Nama Gadis Ibu Kandung untuk PTK WNA
  8. [Pembaruan] Perubahan Kolom IPK menjadi IPK/GPA di tabel Riwayat Pendidikan Formal
  9. [Pembaruan] Keterangan Isian No. SKHUN Untuk PD WNA
  10. [Perbaikan] Menghilangkan kolom NPWP pada Tabel LPA
  11. [Perbaikan] Menghilangkan kolom Bidang Usaha pada Tabel LPA
  12. [Perbaikan] Perbaikan tabel pembelajaran
  13. [Perbaikan] Bug PTK yang boleh mengajar dan menjadi wali kelas khusus untuk SPK
Fitur baru yang disediakan dalam Aplikasi Dapodikmen versi 8.14 adalah tombol cek pembaharuan, dengan adanya tombol ini maka update dapodikmen bisa dilakukan langsung secara online tanpa diperlukan updater lagi, sehingga perubahan dan perbaikan bisa dilakukan dengan cepat. Selain itu pada versi 8.14 ini juga sudah support terhadap Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) yang semakin menambah informasi data pendidikan menengah di Indonesia.


Untuk Aplikasi  dan Info terbaru seputar Dunia Pendidikan lainnya   
Tetap tinjau blog ini atau Silahkan Like Fanspage kami :
PORTAL GURU REPUBLIK INDONESIA ONLINE 
Portal Info Guru



JakartaCNN Indonesia -- Fenomena suara dari langit yang diyakini seperti campuran suara terompet, logam berdecit, dan mesin pesawat meraung terdengar di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Australia dan Kanada. Bagaimana dengan Indonesia?


Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Prof Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa dirinya belum tahu apakah fenomena tersebut sudah sambangi Indonesia atau belum.



"Saya belum bisa memastikan Lapan sudah pernah melakukan penelitian di Indonesia atau belum. Namun, suara keras misterius dari langit itu bukan sebagai kejadian yang sering terjadi secara terus-menerus," tuturnya kepada CNN Indonesia, Senin (25/5).



Thomas mengungkapkan, audio atau suara butuh perambat, sedangkan di luar Bumi tidak ada atmosfer. Sehingga suara misterius itu tidak mungkin datangnya dari luar angkasa karena tidak ada perambat.


"Sudah jelas berasal dari Bumi. Jika memang fenomena ini berlangsung dengan sering, bisa dilakukan penelitian mengenai intensitas paling tinggi di daerah mana," sambungnya.



Walaupun ia sendiri belum bisa menyatakan mengenai penyebab pastinya apa dari Bumi, menurut Thomas jikalau ada unsur yang memang berasal dari luar angkasa, kemungkinan besar itu adalah benda antariksa seperti komet, asteroid, hingga meteor yang betul-betul jatuh atau menabrak Bumi, bukan berupa audio atau suara.



Hal ini juga diperkuat oleh peneliti Lapan yang lainnya, Jasyanto, bahwa lembaga tersebut memang belum pernah melakukan penelitian mengenai fenomena alam tersebut.



"Kami dari Lapan belum pernah meneliti suara-suara misterius dari langit seperti itu. Lingkup kami belum sampai ke sana. Indonesia belum pernah mengalami dan dari kami juga belum pernah meneliti," kata pria yang juga sebagai Kepala Humas Lapan tersebut. 



Dia juga mengaku melakukan kontak referensi Lapan seperti NASA, dan mereka juga mengatakan belum bisa pastikan secara jelas asal suara itu dari mana. "Malah bisa saja yang terjadi di negara-negara lain itu hoax-kan?" katanya menduga.



Sementara itu peneliti dari  U.S. Geological Survey, David Hill menuturkan, gempa bumi kecil di bawah permukaan Bumi bisa memancarkan suara yang berasal dari pecahan kerak Bumi. 



Teori lainnya dari analisis program riset pemerintah AS High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP) menyatakan suara itu berasal dari pengaruh dari lini daya listrik, radiasi elektromagnetik, tekanan tinggi gas, dan jalur komunikasi perangkat nirkabel.



Tercatat fenomena suara terompet misterius ini sudah pernah terjadi selama beberapa tahun belakang yaitu sejak 2008 di negara bagian California dan Texas hingga Negeri Kanguru.

[baca juga] Suara suara misterius yang pernah menghebohkan dunia 
Portal Info Guru



Heboh sekaligus kejadian yang cukup seram nih sob, beberapa petugas pemakaman di Thessaloniki, Yunani selatan dikejutkan oleh suara seseorang minta tolong yang berasal dari dalam sebuah kuburan baru.


Sempat merinding dan juga penasaran, akhirnya mereka memberanikan diri mendekati kuburan sumber suara dan langsung menggalinya. Ironisnya sob, kuburan tersebut baru menguburkan seorang perempuan yang meninggal karena kanker satu jam yang lalu. Ketika galian mendekati peti jenazah, teriakan serta gedoran keras dari dalam peti semakin terdengar nyaring.



Perempuan itu pun nampak pucat pasi setelah dikeluarkan dari dalam kuburan. Ia bingung kenapa dirinya berada dalam tempat gelap dan hening, serta pengap. Para dokter yang mendiagnosa perempuan tersebut pun tak kalah bingung sob.



"Saya tidak percaya ini. Kami telah melakukan berbagai tes, termasuk tes gagal jantung,"kata Dokter Chrissi Matsikoudi yang berada di lokasi kejadian kepada Greek TV Channel MEGA.



"Tidak mungkin seseorang yang sudah dalam kondisi meninggal bisa berteriak dan memukul-mukul peti mati seperti itu,tandasnya heran.



Tim medis pun kembali berencana memeriksa wanita tersebut, dan pihak keluarga yang ditinggalkan pun tak kalah terkejut dengan kejadian yang menghebohkan seisi komplek makam. Hih serem 

[baca juga] Suara misterius pernah sambangi Indonesia
Portal Info Guru

Tahun 2016 PGRI menjalankan Aplikasi keuangan Organisasi Berbasis Website

Jakarta. PGRI bersama Education International (EI) mengadakan pelatihan aplikasi sistem informasi keuangan. Terhitung mulai tanggal 26 s.d 28 Mei 2015 bertempat di Hotel fave Pasar Baru, Jakarta. Selama tiga hari peserta pelatihan digembleng dengan berbagai materi yang sudah disiapakan oleh panitia pelaksana.   Tujuannya agar pengelolaan keuangan PGRI diseluruh jenjang terstandar guna memudahkan untuk melakukan verifikasi atau audit bagi masing-masing jenjang  organisasi yang lebih tinggi, seprti PB PGRI mengaudit Provinsi, Provinsi mengaudit kabupaten Kota, Kabupaten Kota mengaudit Cabang, dan Cabang bisa mengaudit Ranting, sehingga pengelolaan keuangan PGRI dapat dipertanggung  jawabkan.
Materi pelatihan dibagi menjadi tiga bagian, yang pertama penjelasan tentang regulasi, anggaran dasar peraturan organisasi tentang PGRI yang memerintahkan agar pengelolaan keuangan PGRI terstandar. Yang kedua menjelaskan tentang desain aplikasi sistem informasi keuangan PGRI. Dan yang ketiga adalah praktek  bagaimana menjalankan sistem aplikasi yang berbasis web.
Pelatih yang ditugaskan adalah Pengurus Besar PGRI dan Tim IT profesional dibidang sistem keuangan, dimana peserta pelatihan ini terdiri dari seluruh pengurus PGRI provinsi se Indonesia  yang membidangi administrasi keuangan di masing-masing provinsinya.
Sistem yang masih diujicobakan sampai akhir 2015, dan target yang akan dicapai pada pelatihan ini tahun 2016. Sementar sistem yang akan berjalan dan diaplikasikan pada tahun 2016  dilakukan secara bertahap, khusus  untuk  Pengurus Besar PGRI dan dan seluruh provinsi se Indonesia harus sudah berjalan, untuk Kab kota dan cabang dilaksanakan pada tahun 2017. Sehingga tahun ini akan ditunjuk daerah-daerah piloting  yang sudah terlatih untuk membantu Kabupaten Kota dan Cabang dalam melatih dan menjalankan sistem keuangan organisasi yang berbasis website. 

Bagaimana menurut rekan-rekan operator ? Silahkan bagikan dan berikan komentarnya.


Untuk Aplikasi  dan Info terbaru seputar Dunia Pendidikan lainnya   
Tetap tinjau blog ini atau Silahkan Like Fanspage kami :
PORTAL GURU REPUBLIK INDONESIA ONLINE 
Portal Info Guru

Melakukan Penilaian adalah kewajiban Pendidik. Seorang Pendidik harus mampu melakukan penilaian yang menyeluruh sehingga informasi yang terkumpul melalui proses penilaian tersebut dapat dipercaya dan peserta didik tidak dirugikan. Permendiknas tentang Standar Penilaian Pendidikan mencantumkan 9 (sembilan) prinsip penilaian yang salah satunya adalah penilaian harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan, yang berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.
Pencatatan hasil penilaian memegang peranan yang tidak kalah penting. Hal ini berkaitan dengan akuntabilitas dan penyampaian laporan hasil pembelajaran. Melalui pencatatan yang akurat, Pendidik akan dengan mudah menjelaskan (mempertanggungjawabkan) dasar keputusan yang diambilnya berkaitan dengan hasil belajar peserta didik. Tampilan lembar pertamanya tampak seperti gambar di bawah ini. 

Seperti tampak pada gambar diatas, aplikasi ini memberikan “fiture-fiture” sebagai berikut :
  1. Pencatatan kehadiran peserta didik. Fiture ini memungkinkan pendidik mengetahui berapa banyak pertemuan yang dilakukan, berapa banyak peserta didik mengikuti pertemuan, serta berapa banyak peserta didik tidak mengikuti pertemuan dan apa alasannya.
  2. Pencatatan nilai ulangan harian. Fiture ini memudahkan Pendidik dalam mengolah hasil Ulangan harian, termasuk menghitung nilai rata-rata dan memutuskan nilai yang akan diambil apabila peserta didik mengikuti program remedial (apakah akan diberi nilai KKM, nilai tertinggi, atau nilai rata-rata)
  3. Pencatatan nilai tugas. Fiture ini memungkinkan pendidik memberikan nilai yang lebih spesifik pada tugas yang dikerjakan peserta didik. Aspek tugas yang akan dinilai dan berapa nilai maksimal yang akan diberikan sepenuhnya ditentukan oleh pendidik yang bersangkutan.
  4. Pencatatan nilai proses kegiatan belajar. Apabila dikehendaki, aktifitas/sikap peserta didik selama mengikuti kegiatan pembelajaran dapat dinyatakan dalam nilai yang akan mempengaruhi nilai akhir yang akan diperoleh peserta didik. Aspek aktifitas kegiatan pembelajaran yang akan dinilai dan berapa nilai maksimal yang akan diberikan sepenuhnya ditentukan oleh pendidik yang bersangkutan.
  5. Pencatatan nilai Ulangan Tengah Semester dan Ulangan Akhir Semester/Ulangan Kenaikan Kelas beserta perbaikannya.
  6. Penyampaian dan Pengolahan Laporan akhir maupun laporan berkala (bulanan). Pada Fiture ini pendidik dapat menentukan Periode Pelaporan, menentukan nilai yang diambil apabila peserta didik mengikuti program remedial/perbaikan (apakah akan diberi nilai KKM, nilai tertinggi, atau nilai rata-rata), menentukan rumus perhitungan untuk nilai akhir, Laporan Berkala (Bulanan), Rekap Nilai, Pengolahan Nilai Raport, dan Nilai Raport.
Bagi rekan-rekan yang berminat mencoba aplikasi dapat mengunduhnya lewat tautan di bawah ini : 




Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget
Laporkan Link Rusak Disini
×
_

Kirim masukan, keluhan, atau request aplikasi kepada admin melalui pesan di bawah ini