Juni 2015





JAKARTA - Seleksi calon guru yang akan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai 2016 tidak akan sembarangan. Calon guru ini akan dikirim dulu ke daerah terpencil lalu diasramakan.


Diektur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Supriadi Rustad mengatakan, kalau sekarang ini sangatlah mudah menjadi guru.

Diakui Supriadi, seseorang yang sudah kuliah selama empat tahun bisa menjadi guru tanpa diseleksi menjadi CPNS. Selanjutnya mereka akan mengikuti sertifikasi yang memungkinkan mereka mendapat tunjangan profesi.

"Di dalam konsep Kemenristek Dikti tidak boleh demikian. Guru harus difilter dari awal. Yang tidak hebat tidak akan masuk seleksi karena tidak boleh sembarang orang menjadi guru," kata Supriadi dalam Pameran Foto SM3T (Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, Terpencil) berjudul Melahirkan Sang Penyayang di Kantor Kemenristek Dikti, kemarin.

Supriadi menjelaskan, Kemenristek Dikti mulai akan menyaring calon guru melalui dua filter pada 2016. Tahapan pertama ialah setiap calon guru akan diwajibkan mengikuti SM3T.

SM3T adalah penempatan guru di sekolah terpencil selama satu tahun. Selain mendapat akses khusus ke formasi CPNS mereka juga diberikan biaya hidup selama penempatan.

Dia menjelaskan, penempatan SM3T akan digenjot ke Papua sebab yang awalnya daerah ini sulit untuk dimasuki namun pada 2013 lalu akhirnya dengan perjuangan para guru SM3T perintis masyarakat pun menyadari pentingnya guru bagi anaknya.

Dia menjelaskan, pada 2014 lalu akhirnya semua bupati mulai menerima SM3T. Hal ini menjadi pertanda Indonesia baru yakni peranan pendidik yang tidak dikotomi putra daerah melainkan pendatang pun bisa berkiprah di daerah lain.

Dia menjelaskan, total guru SM3T sejak 2011 SM3T diluncurkan hingga 2014 lalu ada 10.290 orang. Selanjutnya setelah mereka mengabdi di daerah 3T maka mereka akan diasramakan di lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK) selama satu tahun.

Program ini dinamakan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Supriadi menjelaskan, pada 2013 lulusan PPG SM3T  ada 2.215 orang dan 2014 ada 2.391 orang sedangkan pada tahun ini yang lulus tes online ada 3.731 orang.



Kedua konsep ini dilakukan karena jika hanya dilatih di LPTK saja guru hanya menyentuh sisi profesional dan kemampuan pedagogik saja. Sementara dari pengabdiannya selama menjadi guru SM3T mereka akan diasah kepedulian sosial terhadap sesama.


"Yang lulus adalah yang meraih standar nasional tertingi. Dengan SM3T dan PPG mereka akan digembleng kompetensi pribadi dan sosialnya," jelasnya.

Sementara Menristek Dikti M Nasir menambahkan, dia sangat terharu dengan perjuangan para guru SM3T yang rela mendidik anak-anak Indonesia di daerah 3T. Sebab dengan perjuangan yang minim fasilitas mereka masih mampu memberikan pengetahuan kepada anak-anak diseluruh pelosok.

Nasir mengatakan, membangun Indonesia baru tidak akan berhenti sampai di sini melalui para guru SM3T. Perjuangan yang luar biasa ini perlu dikembangkan terus menerus supayaa akselerasi pendidikan menjadi nyata dan pendidikan akan menjadi tumpuan pengggerak ekonomi bangsa.

Mantan Rektor Undip ini menerangkan, dia akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenai berapa guru yang dibutuhkan, bidang studi apa dan bagaimana karakteristiik guru yang dibutuhkan.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negaradan Reformasi Birokrasi mengenai peningkatan formasi CPNS guru. Selain itu pihaknya juga sudah mengumpulkan para rektor penyelenggara LPTK agar mampu menyusun konsep pelajaran yang dibutuhkan pemerintah.

"Ada perbedaan antara guru yang berlatar belakang PPG dab tidak. Ternyata guru yang mengikuti PPG sangat signifikan memberikan pelajaran yang lebih baik kepada siswanya," jelasnya.


JAKARTA - Mulai tahun depan pemerintah menerapkan sistem baru rektrutmen guru PNS. Bagi yang berminat menjadi guru PNS, wajib mengikuti program sarjana mengajar di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (SM3T) serta pendidikan asrama dahulu.

Dengan sistem itu, menjadi guru PNS hampir mirip dengan menjadi dokter. Karena sama-sama harus mengabdi di daerah terpencil dahulu. Seperti diketahui untuk menjadi dokter PNS, calon dokter harus mengikuti program pegawai tidak tetap (PTT) di daerah terpencil.

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dirdiktendik) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Supriadi Rustad mengatakan, pada prinsipnya sarjana guru yang ingin melamar menjadi PNS wajib lulus program pendidikan profesi guru (PPG).
Nah program PPG ini wujudnya adalah praktek mengajar di daerah pedalaman (SM3T) dan pendidikan di asrama.

Supriadi menuturkan selama ini untuk menjadi PNS guru tidak ada seleksi. "Yang ada seleksi CPNS baru. Bukan seleksi guru," katanya di sela pembukaan pameran foto aktifitas guru SM3T di kantor Kemenristekdikti tadi malam.

Celakanya lagi ada orang yang memilih jadi guru, karena tidak diterima melamar kerja di mana-mana. Sehingga di lapangan banyak guru PNS yang bekerja tidak dengan kualifikasi sebagai seorang guru professional. Ujungnya proses pembelajaran tidak berjalan dengan baik.

Guru besar Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu mengatakan, calon guru PNS harus orang-orang hebat.
"Dengan digembleng dulu dalam program SM3T dan kemudian pendidikan diasramakan," tandasnya. Program SM3T ditambah dengan pendidikan asrama ini dijalankan calon guru selama dua tahun.

Melalui cara ini, Supriadi mengatakan jebolan program PPG tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik atau keilmuan guru semata. Tetapi juga memiliki kompetensi kepribadian dan kepedulian sosial.
"Ketika sudah masa pendidikan asrama, juga bukan berarti enak-enakan saja," katanya. Calon guru pada tahap ini dilatih disiplin waktu yang ketat.

Dengan sistem baru rekrutmen guru ini, maka pemerintah akan memetakan kebutuhan guru baru secara nasional. Kemudian Kemenristekdikti melalui kampus lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) membuka seleksi peserta PPG. Jumlah yang diterima PPG ini disesuaikan dengan kebutuhan nasional.

Sarjana pendidikan maupun sarjana non pendidikan, seperti lulusan politeknik, boleh mendaftar seleksi PPG. Khusus untuk sarjana program diploma IV dari politeknik, diproyeksikan menjadi guru produktif di SMK sesuai dengan bidangnya.

Menurut Supriadi sistem baru rekrutmen guru ini mendapat sambutan positif dari kepala daerah. Sejumlah kepala daerah yang ketempatan atau menjadi tuan rumah SM3T, membuka formasi PNS guru untuk alumni SM3T. Supriadi mengatakan meskipun program SM3T ini dijalankan oleh pemerintah pusat, status guru PNS tetap ada di pemerintah daerah setempat.

Menteri Ristekdikti Muhammad Nasir mendukung program baru rekrutmen CPNS guru. Dia mengatakan program SM3T benar-benar menggembleng calon guru. "Mereka tidak hanya menunggu siswa datang ke sekolah. Tetapi sampai menjemput siswa di rumah-rumah supaya mau ke sekolah," ujar mantan rektor Universitas Diponegoro itu.

Mendikbud Anies Baswedan juga mengisyaratkan perlu ada reformasi rekrutmen guru. Menurutnya selama ini rekrutmen guru begitu longgar. Siapa saja bisa menjadi guru, tanpa ada seleksi kompetensinya. Ujungnya pemerintah kesulitan dalam proses pembinaan dan pengawasannya. Dia sepakat jika rekrutmen guru diperketat dengan mendapatkan guru-guru yang berkualitas.


[baca juga : Jadwal sertifikasi guru 2015 tahap II]

Berdasarkan pasal 21 ayat 1 PMK Nomor 241/PMK.07/2014 dinyatakan bahwa penyaluran tunjangan profesi (TP) guru dilaksanakan secara triwulanan (pertiga bulan), berikut jadwal tunjangan profesi :

a. Triwulan I bulan Maret 2015
b. Triwulan II bulan Juni 2015 akan dibayar Juli 2015.
c. Triwulan III bulan September 2015, dan
d. Triwulan IV bulan November 2015

Info : Setelah pencairan tahap II, pusat akan menghapus data dapodik semester sebelumnya. Dan sekolah di wajibkan mengirimkan data terbaru pada dapodikdas 3.04.



Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Crhisnandy mengatakan, Lebaran kali ini mengubah pakem penggunaan kendaraan dinas berplat merah yang biasanya haram digunakan untuk kepentingan pribadi.


Pegawai Negeri Sipil (PNS) dibolehkan membawa mobil dinas untuk mudik Idul Fitri dengan sejumlah syarat.

"Apabila pegawai negeri sipil sama sekali tidak memiliki kendaraan pribadi dan juga dia belum berkeluarga, daripada dia menggunakan sebagian gajinya atau tunjangannya untuk transportasi, mungkin anaknya 2 atau 3, ada sanak keluarganya, saya selaku MenPAN itu mengizinkan mereka menggunakan kendaraan dinas (untuk Lebaran) asal dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan memberikan manfaat sebaik-baiknya," ujar Yuddy.

Perubahan kebijakan tersebut disampaikan Yuddy, saat mengadakan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat. Pemerintah beralasan, pemakaian mobil Dinas untuk keperluan mudik bisa meringankan beban ongkos transportasi untuk para PNS. 

Para PNS sebelumnya ada yang dilarang menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi di beberapa daerah. Tetapi keringanan pemakaian mobil dinas untuk mudik ini tidak berlaku untuk semua PNS. 


Puasa bukanlah sebuah hal yang bisa menghalangi anda untuk beraktivitas dan bekerja. Meskipun memang pada saat puasa dipastikan anda akan merasakan lesu dan lemah. Namun, jika anda telah menyelesaikan pekerjaan anda maka anda pun disarankan untuk melakukan istirahat dengan bobo atau tidur siang. Pasalnya tidur siang saat puasa sendiri akan memberikan anda manfaat kesehatan yang sangat baik.
Tidur Siang
Tidur Siang
Tidur siang adalah kegiatan yang dapat memberikan manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh. Berikut beberapa manfaat yang dapat didapatkan dari tidur siang untuk kesehatan :
Memori jadi Lebih Kuat
Banyak artikel atau literatur yang menyebutkan kalau aktivitas istirahat tidur siang dapat membuat memori ingatan manusia menjadi lebih kuat. Walau tidak berdurasi tidak begitu lama yakni cuma 20 hingga 30 menit dalam sekali tidur siang, namun hal ini akan berdampak pada kemampuan kognitif seseorang dalam mengingat sesuatu.
Membuat Tekanan Darah Normal
Pada saat orang tertidur akan membuat kardiovaskular bisa menurun, dan secara otomatis tekanan darah manusia pun akan menurut setidaknya hingga 37 persen. Hal ini sendiri seperti apa yang dituliskan dalam sebuah studi berjudul Journal of Applied Physiology.
Syaraf jadi Tenang
Pada saat seseorang tertidur di siang hari, maka secara otomatis sistem syaraf pun akan bekerja dengan tenang. Pasalnya dalam keadaan tertidur sendiri manusia dipastikan tidak mengerjakan atau berfikir tentang apapun yang bisa membuat syaraf menjadi lebih tegang. Hal ini dikemukan dalam sebuah study yang dilakukan oleh University of Barkley.
Bertambahnya Semangat
Semangat dipastikan akan kembali muncul ketika orang tersebut bangkit dari tidurnya atau bangun tidur. Pasalnya tidur sendiri akan membuat tenaga menjadi pulih. Sehingga untuk melakukan kembali pekerjaan tertentu akan lebih bergairah.
Konsentrasi Bertambah
Dengan mengacu pada poin dimana syaraf akan tenang pada saat orang selesai tidur siang, maka hal ini pun juga kembali berhubungan dengan sistem konsentrasi. Jika syaraf tenang, maka konsentrasi seseorang pun dipastikan akan juga bertambah.
Demikian uraian mengenai manfaat tidur siang, oleh sebab itulah akan lebih baik jika anda sempat melakukannya maka tidur lah. Apalagi dalam keadaan berpuasa, tidur merupakan salah satu bentuk ibadah di sisi Allah SWT.


JAKARTA – Salah satu hal yang biasanya dinanti saat bulan Ramadhan adalah tunjangan hari raya atau THR. Di instansi pemerintah tidak dikenal THR, namun Pegawai Negeri Sipil (PNS) boleh bergembira, pasalnya pada bulan Juli mendatang, mereka akan mendapatkan gaji/tunjangan bulan ke-13. Selain itu, anggota TNI, POLRI, pejabat negara, dan penerima pensiun juga berhak mendapatkannya. 
Hal ini tertera dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 17/PMK.05/2015 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan Ketiga Belas dalam Tahun Anggaran 2015 Kepada Pegawai Negeri Sipil, Angota Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun/Tunjangan, yang telah dikeluarkan tanggal 22 Juni 2015 lalu.
"Untuk gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan/tunjangan umum, kemungkinan tanggal 2 Juli sudah cair. Sedangkan untuk tunjangan kinerja disesuaikan dengan mekanisme di masing-masing instansi," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HUKIP) Kementerian PANRB Herman Suryatman di kantornya, Jumat (26/06). Besarnya gaji/pensiun/tunjangan bulan ke-13 tersebut adalah sebesar bulan Juni 2015.
Tunjangan jabatan yang dimaksud meliputi tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional, dan tunjangan yang dipersamakan dengan tunjangan jabatan. 
PNS, anggota TNI, anggota POLRI, pejabat negara dan penerima pensiun/tunjangan yang menerima penghasilan gaji/pensiun/tunjangan bulan ke-13 melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak, pajak penghasilannya ditanggung pemerintah sesuai peraturan perundang-undangan.
Selain pemerintah pusat, pemerintah daerah juga merasakan hal yang sama. “Penghasilan ini merupakan komponen belanja pegawai yang sudah diperhitungkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015,” tutur Herman.
Herman mengimbuhkan, untuk para pensiunan, uang pensiun yang pembayarannya dilakukan oleh PT Taspen dan PT. Asabri juga akan diberikan pada bulan Juli 2015. "Kepada penerima pensiun, sesuai dengan PMK tersebut, diberikan pensiun bulan ke 13 sebesar pensiun pokok ditambah tunjangan keluarga dan tambahan penghasilan serta tidak dikenakan potongan asuransi kesehatan," pungkasnya. (rr/HUMAS MENPANRB) 

Source : menpan



JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyiapkan beberapa skenario dalam penentuan tunjangan profesi guru (TPG). Salah satu skema yang disiapkan adalah dengan tahapan uji kompetensi. [baca juga : Mekanisme baru untuk penerima sertifikasi]

"Ada tiga komponen yang akan kami ukur yaitu penilaian kinerja guru (PKG), pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), dan uji kompetensi guru (UKG)," kata Plh Kepala Subdirektorat Program Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikdas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Tagor Alamansyah, Kamis (25/6).
Di awal tahun, lanjutnya, guru akan dinilai kompetensinya melalui UKG. Jika kompetensinya kurang, guru harus ke PKB. Setelah masuk PKB, kompetensi guru akan kembali diukur.

"Bagi guru yang memiliki peningkatan akan dihargai dengan kenaikan jenjang karir. Namun jika tidak, guru harus menyisihkan sebagian TPG yang diperolehnya untuk peningkatan kompetensi," bebernya.
Dalam skema Kemdikbud, pengembangan keprofesian berkelanjutan guru dilakukan berjenjang. PKB guru pertama (golongan IIIa-IIIb) fokus pada pengembangan diri sendiri, PKB guru muda (golongan IIIc-IIId) fokus pada pengembangan siswa, PKB guru madya (golongan IVa, IVb, IVc) fokus pada pengembangan sekolah. Dan PKB guru utama (golongan IVd-IVe) fokus pada pengembangan profesi.

Selain peningkatan kompetensi melalui PKB, Tagor mengungkapkan keberadaan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan kelompok kerja guru (KKG) bisa digunakan sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi guru. Lewat KKG atau MGMP, guru bisa memanfaatkan TPG yang diperolehnya untuk meningkatkan kompetensi.
"Dengan pengukuran seperti ini, tunjangan guru bukan lagi menjadi hak, melainkan kewajiban yang harus dilaksanakan guru. Artinya dengan TPG yang diberikan tersebut guru harus mampu mengembangkan kompetensi diri. Jika tidak, tunjangan tersebut akan dihentikan," pungkasnya. 


Pemerintah selalu mengupayakan kemudahan bagi para rekan ops untuk menginput data sekolahnya, mengingat sebentar lagi ops hanya berkewajiban mengelola dapodik dan tidak perlu lagi mengerjakan aplikasi padamu negeri [baca : RIP Padamu negeri ] dan seperti yang kita ketahui belakangan ini sedang gencar sekolah-sekolah yang mengikuti program berbayar dari aplikasi padamu negeri seperti PPDB Online, satu pertanyaan mendasar ! lalu bagaimanakah nasib sekolah-sekolah yang sudah mengikuti program PPDB Online tersebut ? jangan kawatir, berikut ulasannya.

PPDB online milik Pustekom Kemdikbud akan diintegrasikan ke dapodik versi 3.04 yang rencananya akan dirilis awal Juli mendatang. Dengan diintegrasikannya PPDB online dari Pustekom Kemdikbud maka OPS tidak perlu input ulang siswa baru pada aplikasi dapodik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bp. Yusuf Rokhmat yang ditulis dalam satus facebooknya (22/06/2015; 201:57 wib) seperti pada gambar berikut ini :

Seperti diketahui bahwa Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online adalah salah satu layanan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bagi penerimaan siswa baru yang meliputi jenjang pendidikan SD, SMP, serta SMA/SMK yang hasilnya dapat dilihat secara realtime dengan memanfaatkan teknologi internet (dari mana saja dan kapan saja). 

Meskipun sistem PPDB Online merupakan salah satu layanan Kemdikbud namun Kemdikbud bukan satu-satunya penyedia sistem penerimaan siswa baru secara online. Ada banyak penyedia layanan PPDB, ada yang diselenggarakan oleh daerah maupun oleh pihak ketiga. Dalam hal ini Bp. Yusuf Rokhmat bahwa integrasi dapodik hanya kepada fasilitas PPDB online dari Pustekom Kemdikbud.

Lebih jauh dijelaskan mengenai teknis maupun pelaksanaan PPDB online diserahkan kepada daerah masing-masing. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan bagi Kab/Kota yang menggunakan fasilitas PPDB online dari Pustekom Kemdikbud.

Persyaratan dan Ketentuan PPDB online 2015 

Aplikasi Sistem PPDB Online disediakan oleh Pustekkom untuk mendukung proses Penerimaan Calon Peserta Didik Baru (PPDB) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 

Sistem PPDB Online ini dapat dimanfaatkan untuk proses PPDB beberapa jenjang pendidikan, yaitu:
NOJenjangSumber Data
01SDNomor Induk Kependudukan NIK, Akta Kelahiran
02SMPDaftar Nilai Ujian Sekolah (US) 2014/2015
03SMADaftar Nilai UN SMP 2014/2015
04SMKDaftar Nilai UN SMP 2014/2015
PPDB online Pustekom Kemdikbud
PPDB online Pustekom Kemdikbud

Jika Dinas  Pendidikan Kabupaten/Kota berminat untuk mempergunakan fasilitas PPDB online yang disedikan oleh Pustekom Kemdikbud, maka prosedurnya adalah :

  1. Kepala Dinas pendidikan kabupaten/kota mengajukan surat kepada kepala PUSTEKKOM KEMDIKBUD selambat-lambatnya pada tanggal 10 April 2014 pukul 24.00 WIB yang kemudian diperpanjang sampai dengan hari Rabu, 15 April 2015.
  2. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang sudah tercatat sebagai calon peserta PPDB oleh Pustekkom Kemdikbud melakukan registrasi kedalam sistem PPDB http://ppdb.kemdikbud.go.id/daftar
  3. Dinas Pendidikan mengunduh dokumen persyaratan peserta PPDB (Juknis, Perwal/Perbup)
  4. Dinas Pendidikan menetapkan juknis dan perwal yang telah disahkan
  5. Dinas Pendidikan menetapkan tim operasional PPDB yang mengacu kepada POS Sistem PPDB Online PUSTEKKOM KEMDIKBUD.
  6. Menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan (komputer, printer, internet) di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan sekolah-sekolah peserta PPDB Online.
  7. Menyediakan dan mengirimkan 1 (satu) orang Penanggung Jawab dan 1 (satu) orang Administrator TIK untuk dilatih dan dikembangkan di PUSTEKKOM KEMDIKBUD.
  8. Menyediakan dan meng-import file Daftar Nilai Ujian Sekolah (US) untuk jenjang SD dan Daftar Nilai UN jenjang SMP tahun  2014 ke Database PPDB Online di Data Center Jardiknas PUSTEKKOM KEMDIKBUD untuk data simulasi Pelatihan dan Uji Coba Pendaftaran Calon Peserta Didik Baru.
  9. Bersedia mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh Tim PPDB Online PUSTEKKOM KEMDIKBUD.
Semoga di tahun-tahun mendatang semua daerah di seluruh Indonesia bisa memanfaatkan fasilitas gratis yang disediakan oleh pemerintah ini, karena dalam perkembangannya PPDB online pada awal pelaksanaan yaitu pada tahun 2011, baru diikuti oleh 2 kabupaten/kota, tahun 2012 diikuti 9 kabupaten/kota, tahun 2013 diikuti 14 kabupaten/kota, tahun 2014 diikuti 29 kabupaten/kota dan tahun 2015 sudah diikuti oleh 42 Kab/Kota yaitu :
  1. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar
  2. Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi
  3. Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung
  4. Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga Jaw Tengah
  5. Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung
  6. Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi
  7. Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung
  8. Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang
  9.  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus
  10. Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas
  11. Dinas Pendidikan Kota Gorontalo
  12. Dinas Pendidikan Kota Pontianak
  13. Dinas Pendidikan Kota Banjar Baru
  14. Dinas Pendidikan Kota Dumai
  15. Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara
  16. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh
  17. Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut
  18. Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin
  19. Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen
  20. Dinas Pendidikan Kota Manado
  21. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda
  22. Dinas Pendidikan Tangerang Selatan
  23. Dinas Pendidikan Kota Sibolga
  24. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Mataram
  25. Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
  26. Dinas Pendidikan Kota Tanjung Pinang
  27. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kota Baru
  28. Dinas Pendidikan Kota Bogor
  29. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pekalongan
  30. Dinas Pendidikan Kota Pekan Baru
  31. Dinas Pendidikan Kota Batam
  32. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran
  33. Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara
  34. Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis
  35. Dinas Pendidikan Kota Bontang
  36. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Demak
  37. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Waringin Barat
  38. Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo
  39. Dinas Pendidikan Kota Tajungbalai
  40. Dinas Pendidikan Berau
  41. Dinas Pendidikan Nasional Kota Ternate
  42. Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Tengah

Aplikasi Excel Olah Nilai Semester merupakan sebuah program/berkas pendukung para Guru (TK/PAUD, SD/Mi, SMP/MTs, SMA/SMK/MA), guna memberikan pemahaman lebih luas terhadap suatu pokok pembahasan tertentu (dari Dinas / Guru Personal) serta membantu meringankan pekerjaan di kelas maupun di luar lingkungan sekolah.
Seiring kemajuan zaman, perangkat yang digunakan para Guru pun menjadi lebih modern, sebagai contoh semakin maraknya penggunaan laptop di setiap sekolah. Tidak luput dari itu, software seperti Microsoft Office menjadi sering digunakan. Terutama Ms. Word (.doc / .docx) untuk membuat sebuah dokumen teks, Excel (.xls / xlsx untuk menghitung, membuat grafik, kolektif data secara otomatis), Power Point (.ppt / .pptx) biasa digunakan sebagai salah satu alat termudah untuk membuat presentasi serta Media Pembelajaran, ditambah beberapa software pelengkap office lainnya seperti Adobe Reader (PDF).

Penggunaan Aplikasi Excel Olah Nilai Semester Terbaru 2015 – (Animaster) sesuai Fungsi

Jika kita bahas lebih detail lagi, berkas/aplikasi yang digunakan oleh guru adalah sebuah tool untuk meringankan segala bentuk pekerjaan, seperti :
Membuat Contoh Format : Laporan Bos, K7, RKAS, RKT, RKS, Inventaris, KIB A, KIB B, KIB C, KIB D, KIB E, KIB F, Daftar Hadir Siswa, Daftar Nilai Ulangan Harian, Ujian Tengah dan Akhir Semester.
Input Data (Database) dan Pengolahan Nilai : Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester, UKK, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah,

[Baca juga : aplikasi administrasi ujian sekolah]

Cetak Otomatis : Kartu NISN, NRG, BPJS, SNMPTN, SKHUS, SKHUN, Nilai Raport, Ijazah/Ijasah Sementara, Kartu Peserta Ujian, Kartu Program Indonesia Pintar, Kartu Osis, Kartu Member Perpustakaan Barcode.

DOWNLOAD Aplikasi Excel Olah Nilai Semester Terbaru 2015 – (Animaster)

Pada tulisan CEK INFO PTK kali ini, Pak/Bu Guru bisa mendownload APLIKASI/Berkas yang akan digunakan untuk pengolahan nilai semesteran. Tetapi sebelumnya, sangat disarankan untuk memeriksa secara detail sebelum langsung menggunakannya, guna mengetahui layak atau tidak aplikasi/File ini dijadikan alat pendukung pekerjaan. Hal tersebut dikarenakan semua aplikasi / file yang kami share sebagian besar hasil browsing dari pencarian Google. Semoga file ini tepat sesuai dengan apa Bapak/Ibu Guru butuhkan. Download filenya dibawah ini : 

Berikut ini adalah beberapa Perguruan tinggi ikatan dinas yang memberikan bea siswa penuh kepada mahasiswanya, semoga dapat menjadi referensi / pilihan bagi para orang tua yang ingin mencari tempat perkuliahan bagi putra putrinya : 

1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya Gandul Cinere, Jakarta selatan, website www.depkumham.go.id

2. Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Jalan Ir H Juanda 7, Bogor, website www.aka.ac.id

3. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, Jalan Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, website www.app-jakarta.ac.id

4. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi (Sekolah Tinggi Enerji dan Mineral) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id

5. AKIP – Akademi Ilmu Permasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran online di www.depkumham.go.id atauwww.ecpns.kemenkumham.go.id Lokasi kuliah di Depok.

6. Akmil - Akademi Militer RI. Untuk pendaftaran bisa search diwww.akmil.go.id

7. Akpol - Akademi Kepolisian RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.penerimaanp olri.go.id

8. Badan Meteorologi Nasional (BMG), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Jalan Perhubungan I No 5, Komplek Metro, Pondok Betung, Bintaro, Tangerang, website www.amg.ac.id

9. Badan Pusat Statistik (BPS), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jalan Otto Iskandardinata No 64C, Jakarta Timur, website www.stis.ac.id

10. Sekolah Tinggi AKuntansi Negara (STAN), Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, website www.stan.ac.id

11. MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) Pendaftaran online diwww.mmtc.ac.id Lokasi kuliah di Yogyakarta

12. Politeknik Kesehatan DEPKES Surabaya, Jalan Pucang Jajar Tengah 56, Surabaya, website www.poltekkesdepkes-sby.ac.id

13. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Jalan Cimandiri 34-38, Bandung, website www.lan.go.id

14. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta, Jalan Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, website www.stmi.ac.id.

15. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jalan Dr Setiabudi 186, Bandung, website www.stp- bandung.ac.id

16. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug Banten, Jalan Raya PLP Curug, Tangerang, website www.stpicurug.ac.id

17. Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Jalan AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, website www.stp.dkp.go.id.

18. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta, Jalan Tata Bumi 5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, website www.stpn.ac.id

19. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Jalan Raya Haji Usa, Desa Putat Nutug, Ciseeng, Bogor, website www.stsn-nci.ac.id

20. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Jawa Barat, Jalan Jakarta No 31, Bandung, website www.stttekstil.ac.id

21. Sekolah Tinggi Transportasi Darat Jawa Barat, jalan Raya Setu Km 3,5 Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa barat, website www.sttd.wetpaint.com.

22. Sekolah Tingi Kesejahtraan Sosial Jawa Barat, Jalan H Juanda 367, Bandung, website www.stks.ac.id



23. STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), pendaftaran online di www.stis.ac.id . Lokasi kuliah Jakarta

24. STPDN/IPDN – Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.bkd.prov.go.id

25. STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di bawah Badan Pertanahan Nasional RI. Pendaftaran online di www.stpn.ac.id Lokasi kuliah Yogyakarta

26. STSN – Sekolah Tinggi Sandi Negara – di bawah Lembaga sandi Negara. Pendaftaran online di www.stsn-nci.ac.id Lokasi kuliah di Bogor

Jangan biarkan informasi ini mengendap di Laptop/PC anda segera sebarkan ke teman, saudara, dan anak.




Tunjangan Profesi diberikan secara merata, nampak kedepan tak akan ada lagi. Harapan tunjangan profesi guru adalah untuk meningkatkan kompetensi guru tersebut sejak undang-undang guru dan dosen terbit hingga saat ini proses pelaksanaan atau pemantauan itu belum lah optimal, alih-alih tunjangan sertifikasi yang diberikan dengan konsep peningkatan kompetensi PTK hingga saat ini amanah yang termaktub dalam UU no 14 tahun 2005 itu belumlah dilakukan secara komprehensif profesionalitas guru yang dimaksud. Seperti berita yang kami lansir pada laman kemdikbud.go.id

Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen mengamanatkan agar guru harus profesional, sejahtera, dan bermartabat. Bentuk nyata dari amanat tersebut adalah pemberian tunjangan profesi guru (TPG) kepada guru yang telah tersertifikasi. Harapannya, dengan pemberian TPG ini guru menjadi lebih profesional.

Namun sejak UU tersebut terbit, penilaian profesionalitas guru belum dilakukan secara benar. TPG masih diberikan merata, yaitu sebesar satu kali gaji tanpa mengukur profesionalisme sang guru. Seharusnya, pemberian TPG harus sesuai dengan capaian kinerja dan prestasi guru.

Pelaksana Harian Kepala Subdirektorat Program Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikdas, Tagor Alamsyah mengatakan, saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menyusun ulang skema pemberian TPG.Tunjangan yang  sejak 2005 diberikan secara merata, akan dihitung secara profesional dengan memperhitungkan prestasi dan kinerja yang telah dicapai oleh guru.

“Selama ini kita belum menjalankan undang-undang dengan benar, karena infrastruktur belum memadai. Dan sekarang kita siapkan secara paralel, infrastruktur dan mekanisme pemberian tunjangannya,” kata Tagor dalam diskusi pendidikan yang berlangsung di Perpustakaan Kemendikbud, Rabu (24/06/2015).

Tagor mengatakan, instrumen pencapaian guru profesional bisa dilihat dari jumlah ideal guru, pembinaan karir, dan penghargaan serta perlindungan yang diberikan. Jumlah ideal guru dapat dihitung dengan beban kerja 24 jam/minggu dan linieritas dengan sertifikasi. Untuk pembinaan karir, guru harus memenuhi kualifikasi akademik, kompetensi, dan jenjang karir. Sebagai penghargaan dan perlindungan, guru akan mendapatkan tunjangan profesi, maslahat tambahan, dan perlindungan hukum.

Untuk mengukur kompetensi guru dihitung dengan penilaian kinerja guru (PKG), pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), dan uji kompetensi guru (UKG).  Salah satu skema yang disiapkan adalah dengan melakukan tahapan uji kompetensi. Di awal tahun, guru akan dinilai kompetensinya melalui UKG. Jika kompetensi yang dimiliki kurang, maka guru harus masuk ke PKB. Setelah masuk PKB, kompetensi guru akan kembali diukur. Bagi guru yang memiliki peningkatan akan dihargai dengan kenaikan jenjang karir. Namun jika tidak, maka guru harus menyisihkan sebagian TPG yang diperolehnya untuk melakukan peningkatan kompetensi.

Dalam skema Kemendikbud, pengembangan keprofesian berkelanjutan guru dilakukan secara berjenjang. PKB Guru Pertama (golongan IIIa-IIIb) fokus pada pengembangan diri sendiri, PKB Guru Muda (golongan IIIc-IIId) fokus pada pengembangan siswa, PKB Guru Madya (Golongan IVa, IVb, IVc) fokus pada pengembangan sekolah, dan PKB Guru Utama (Golongan IVd-IVe) fokus pada pengembangan profesi.

Selain peningkatan kompetensi melalui PKB, Tagor juga menyinggung keberadaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang bisa digunakan sebagai wadah  untuk meningkatkan kompetensi guru. Misalnya, salah satu kendala guru dalam mencapai angka kredit adalah karena kesulitan membuat karya ilmiah/karya inovatif. Lewat KKG atau MGMP, kata Tagor, guru bisa memanfaatkan TPG yang diperolehnya untuk bersama-sama untuk meningkatkan kompetensi. “Mereka bisa urunan untuk mendatangkan narasumber yang bisa membantu mereka dalam menyusun karya ilmiah,” katanya.

Dengan pengukuran seperti ini, maka tunjangan guru bukan lagi menjadi hak, melainkan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh guru. Artinya, dengan TPG yang diberikan tersebut guru harus mampu mengembangkan kompetensi diri. Jika tidak, maka tunjangan tersebut akan dihentikan. (Aline Rogeleonick)

[baca juga : Jadwal sertifikasi guru kemenag]

Semua rekan-rekan guru tentunya sudah tau apa fungsi dari aplikasi ini, ya dilihat dari namanya aja udah jelas "Aplikasi Administrasi Ulangan" untuk keterangan lebih lanjut silahkan lihat sendiri aplikasinya, pokonya guru / wali kelas wajib punya ini, berikut sedikit tampilannya : 



Perlu diketahui aplikasi ini bukanlah buatan saya, tapi hasil dari berselancar di dunia maya, jadi daripada saya pake sendiri mending juga dibagikan di blog ini, untuk mencoba aplikasi ini silahkan link di bawah ini, semoga bermanfaat, terima kasih. 


Download filenya melalui link dibawah ini : 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget
Laporkan Link Rusak Disini
×
_

Kirim masukan, keluhan, atau request aplikasi kepada admin melalui pesan di bawah ini