Halloween Costume ideas 2015

Tips Jaga Kesehatan Anak Saat Berpuasa Ramadan

anak mulai usia lima sampai enam tahun bisa mulai diajarkan untuk berpuasa

Baca Juga


Bulan Ramadan yang menjadi waktu beribadah puasa bagi mereka yang sudah diwajibkan juga menjadi waktu yang tepat untuk mengajarkan puasa bagi anak. Pada usia anak sekolah, puasa bisa mulai dipraktekkan, akan tetapi orangtua harus bisa memastikan kesehatan mereka.

Disampaikan dokter anak dari RS Pusat Pertamina dan Brawijaya Women & Children Hospital, Dr Margaretha Komalasari, SpA, anak mulai usia lima sampai enam tahun bisa mulai diajarkan untuk berpuasa. Proses belajar puasa tersebut tentunya harus bertahap dan tidak mengubah pola makan sehat yang seharusnya dipenuhi selama keseharian mereka.

“Saat anak ikut puasa, pastikan anak diberi makan sahur dan buka dengan proporsi seimbang, jadi tetap ada sayurnya, protein, karbohidrat, mineral. Jangan kasih anak makan banyak minyak yang susah dicerna, misalnya,” pesan dr Margaretha.

Menurutnya, puasa yang dilakukan benar akan membantu menjaga kesehatan anak juga karena puasa membantu anak mengontrol pola makan. Ketika anak belajar puasa, hormon dan enzim di tubuh akan menyesuaikan, katanya. Bahkan beberapa keluhan penyakit yang bisa diderita anak, seperti asam lambung, dapat berkurang.

“Tapi kalau cara makan anak tidak cukup sehat saat sahur atau anak secara mental tidak paham, anak bisa jadi hipoglikemik atau kekurangan gula darah sehingga anak jadi lemas, lesu, atau cenderung dehidrasi. Kalau sudah lihat tanda-tanda seperti itu, tidak apa-apa kalau dibatalkan puasanya,” jelasnya.

Disampaikan dokter anak dari RS Pusat Pertamina dan Brawijaya Women & Children Hospital, Dr Margaretha Komalasari, SpA, anak mulai usia lima sampai enam tahun bisa mulai diajarkan untuk berpuasa. Proses belajar puasa tersebut tentunya harus bertahap dan tidak mengubah pola makan sehat yang seharusnya dipenuhi selama keseharian mereka.

“Saat anak ikut puasa, pastikan anak diberi makan sahur dan buka dengan proporsi seimbang, jadi tetap ada sayurnya, protein, karbohidrat, mineral. Jangan kasih anak makan banyak minyak yang susah dicerna, misalnya,” pesan dr Margaretha.

Menurutnya, puasa yang dilakukan benar akan membantu menjaga kesehatan anak juga karena puasa membantu anak mengontrol pola makan. Ketika anak belajar puasa, hormon dan enzim di tubuh akan menyesuaikan, katanya. Bahkan beberapa keluhan penyakit yang bisa diderita anak, seperti asam lambung, dapat berkurang.


“Tapi kalau cara makan anak tidak cukup sehat saat sahur atau anak secara mental tidak paham, anak bisa jadi hipoglikemik atau kekurangan gula darah sehingga anak jadi lemas, lesu, atau cenderung dehidrasi. Kalau sudah lihat tanda-tanda seperti itu, tidak apa-apa kalau dibatalkan puasanya,” jelasnya.

Demikian informasi di atas semoga bermanfaat untuk anda. Terimakasih.

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan.. Klik facebook Jika ingin berkomentar dengan menggunakan akun facebook anda

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget