Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Akreditasi"


Berikut ini adalah link Download Bukti Fisik Akreditasi 8 Standar Lengkap Untuk Jenjang SMP/MTs Terbaru. Sebelum Team asesor akreditasi datang ke sekolah atau madrasah tentu penyelenggara sekolah/madrasah harus membuat persiapan diantaranya adalah :

Membuat Team Work - Kepanitian Akreditasi

Dalam suatu organisasi diperlukan Team Kerja, yakni proses yang perlu dilakukan oleh anggota team untuk saling membantu agar tujuan dari adanya sebuah organisasi tersebut dapat terwujud.

Yang paling penting dalam Team Kerja yakni adanya interaksi dan komunikasi anggota team agar tidak terdapat miss communication yang dapat menghambat terwujudnya tujuan dan cita-cita suatu team tersebut.

Mengetahui Standar atau Kreteria Akreditasi

Untuk mengetahui standar atau kreteria akreditasi kita dapat berpedoman pada Instrumen Akreditasi tahun 2017.  Walau terdapat sedikit perbedaan pada data yang di input data dan di sinkron data dari emis pada Pengisian di website sispena akreditasi 2018.

Namun Standar instrument akreditasi masih sama. Untuk itu silahkan download Instrumen akreditasi format Pdf pada link dibawah ini.


Di dalam instrumen tersebut sudah dijelaskan bahan-bahan yang harus dikumpulkan untuk dijadikan bahan bukti fisik akreditasi setiap instrumen penilaian

Mempersiapkan Bukti Fisik

Dalam mempersiapkan bukti fisik akreditasi 2018 dibutuhkan seluruh peran warga sekolah dan madrasah. Seperti bahan-bahan perangkat pembelajaran setiap guru harus menyerahkan kepada Koordinator team akreditasi.

Nach untuk mempermudah mempersiapkan bukti fisik, admin akan memberikan contoh bukti fisik yang dapat di edit kembali oleh sekolah atau madrasah yang sedang menjadi saran akreditasi 2018.

  1. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Isi : Download
  2. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Proses : Download
  3. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Kompetensi Lulusan : Download
  4. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Pendidik dan Tendik : Download
  5. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Sarana dan Prasarana : Download
  6. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Pengelolaan : Download
  7. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Pembiayaan : Download
  8. Download Bukti Fisik Akreditasi Standar Penilaian Pendidikan : Download
Semoga menjadi referensi dan informasi bagi sekolah atau madrasah yang sedang menjadi sasaran akreditasi 2018.

Sumber artikel : Klik disini

Petunjuk Teknis Lengkap Bukti Fisik Akreditasi SMP/MTs 2018

Berikut ini kami bagikan Petunjuk Teknis Lengkap Bukti Fisik Akreditasi SMP/MTs Tahun 2018Untuk persiapan menghadapi pelaksanaan Akreditasi sekolah berikut ini Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Jenjang SMP/MTS. Juknis penilaian akreditasi sekolah untuk tiap poin sesuai Instrumen Akreditasi Jenjang SMP/MTS sebenarnya dapat dilihat secara langsung pada laman pengisian DIA (Daftar Isian Akreditas Sekolah) melalui login sekolah dan pada laman Penilaian melalui Login Asesor.

Selengkapnya berikut ini Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Jenjang SMP/MTS, semoga bermanfaat bagi sekolah yang melaksanakan Akreditasi sekolah.


Petunjuk Umum
Bukti Fisik Akreditasi Sekolah adalah Dokumen Sekolah dalam Pencapaian Standar Nasional Pendidikan selama 3 (tiga) tahun terakhir

Petunjuk Teknis 1
Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Kompetensi tersebut dapat dicapai melalui pembelajaran langsung dan tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah/madrasah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Hasil kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran yang memuat kompetensi sikap spiritual meliputi:
1.   Program tahunan dan program semester.
2.   Silabus
3.   RPP
4.   Buku yang digunakan guru dan siswa dalam pembelajaran.
5.   Lembar tugas terstruktur dan kegiatan mandiri untuk siswa.
6.   Handout.
7.   Alat evaluasi dan buku nilai (Sikap spiritual siswa diamati dan dicatat wali kelas, guru BK, dan guru mata pelajaran)

Dibuktikan dengan:
1.   Dokumen:
1.   Perangkat pembelajaran yang disusun guru sesuai dengan tingkat kompetensi pada kompetensi sikap spiritual pendidikan SMP/MTs untuk sikap spiritual.
2.   Hasil kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di MGMP tentang kompetensi sikap spiritual siswa/Penguatan Pendidikan Karakter siswa.
3.   Rancangan dan hasil penilaian sikap spiritual, berupa jurnal penilaian, dokumen observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman.
4.   Program kegiatan ekstrakurikuler berupa kegiatan Keagamaan, misalnya: pesantren kilat, ceramah keagamaan, baca tulis al-Quran, retreat, atau kegiatan lainnya.
2.   Wawancara dengan guru mata pelajaran tentang Perangkat pembelajaran guru yang memuat tentang pelaksanaan kompetensi sikap spiritual.

Petunjuk Teknis 2
Rumusan kompetensi sikap sosial, yaitu menghayati dan mengamalkan perilaku: (a) jujur; (b) disiplin; (c) santun; (d) peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai); (e) bertanggung jawab; (f) responsif; dan (g)  Proaktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional yang dapat dicapai melalui pembelajaran langsung dan tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah/madrasah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Hasil kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran meliputi:
1.   Program tahunan dan program semester.
2.   Silabus
3.   RPP
4.   Buku yang digunakan guru dan siswa dalam pembelajaran.
5.   Lembar tugas terstruktur dan kegiatan mandiri
6.   Handout.
7.   Alat evaluasi dan buku nilai (Sikap sosial siswa diamati dan dicatat wali kelas, guru BK, dan guru mata pelajaran).

Dibuktikan dengan:
1.   Dokumen:
1.   Perangkat pembelajaran yang disusun guru sesuai dengan tingkat kompetensi pada kompetensi sikap sosial pendidikan SMP/MTs untuk sikap sosial.
2.   Hasil kegiatan telaah/analisis buku pedoman untuk guru dan buku siswa secara berkelompok tentang kompetensi sikap sosial siswa melalui kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di MGMP.
3.   Rancangan dan hasil penilaian sikap sosial, berupa jurnal penilaian, dokumen observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman.
4.   Program dan hasil kegiatan ekstrakurikuler berupa kegiatan Krida, misalnya: Kepramukaan, Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS), Palang Merah Remaja (PMR), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dan lainnya. Latihan olah-bakat latihan olah-minat, misalnya: pengembangan bakat olahraga, seni dan budaya, pencinta alam, jurnalistik, teater, dan lain-lain.
2.    Wawancara dengan guru mata pelajaran tentang perangkat pembelajaran guru yang memuat tentang pelaksanaan kompetensi sikap sosial.

Petunjuk Teknis 3
Kompetensi Inti pengetahuan yang harus dimiliki siswa SMP/MTs adalah memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detail, dan kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang: (a) ilmu pengetahuan, (b) teknologi, (c) seni, (d) budaya, dan (e) humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

Hasil kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran kompetensi pengetahuan meliputi:
1.   Program tahunan dan program semester.
2.   Silabus
3.   RPP
4.   Buku yang digunakan guru dan siswa dalam pembelajaran.
5.   Lembar tugas terstruktur dan kegiatan mandiri
6.   Handout.
7.   Alat evaluasi dan buku nilai untuk kompetensi pengetahuan.

Dibuktikan dengan:
1.   Dokumen:
1.   Perangkat pembelajaran guru yang disusun sesuai dengan tingkat kompetensi inti 3 (pengetahuan) dan kompetensi dasar.
2.   Hasil kegiatan analisis buku pedoman untuk guru dan buku siswa secara berkelompok tentang kompetensi pengetahuan melalui kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di MGMP.
3.   Program kegiatan ekstrakurikuler berupa Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR), kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik, penelitian, dan lainnya. pencinta, teknologi informasi dan komunikasi, rekayasa, dan lainnya.
2. Wawancara dengan guru mata pelajaran tentang kompetensi inti pengetahuan dan kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran.

Petunjuk Teknis 4
Kompetensi Inti Keterampilan pada pendidikan menengah adalah menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara: (a) efektif,  (b) kreatif, (c) produktif, (d) kritis, (e) mandiri, (f) kolaboratif, (g) komunikatif, dan (h) solutif dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah keilmuan.

Hasil kegiatan pengembangan perangkat pembelajaran kompetensi keterampilan meliputi:
1.   Program tahunan dan program semester.
2.   Silabus
3.   RPP
4.   Buku yang digunakan guru dan siswa dalam pembelajaran.
5.   Lembar tugas terstruktur dan kegiatan mandiri
6.   Handout.
7.   Alat evaluasi dan buku nilai untuk kompetensi keterampilan.

Dibuktikan dengan:
1.   Dokumen
1.   Perangkat pembelajaran guru yang disusun sesuai dengan tingkat kompetensi inti 4 (keterampilan) dan kompetensi dasar.
2.   Dokumen hasil tugas-tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur yang diberikan kepada siswa.
3.   Dokumen hasil penilaian keterampilan kinerja, proyek dan portofolio.
2. Wawancara dengan guru mata pelajaran tentang kompetensi inti keterampilan dan kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran.

Petunjuk Teknis 5
Perangkat pembelajaran dikembangkan untuk semua mata pelajaran sesuai dengan tingkat kompetensi dan ruang lingkup materi pembelajaran.

Dibuktikan dengan:
·         Dokumen:
o    Perangkat pembelajaran semua mata pelajaran.
o    Buku yang digunakan guru dan siswa dalam pembelajaran.
o    Silabus dan RPP Guru mata pelajaran pada semua tingkat dan kelas.
·         Menelaah kesesuaian perangkat pembelajaran dengan tingkat kompetensi dan ruang lingkup materi.

Petunjuk Teknis 6
Tim Pengembang Kurikulum adalah tim yang bertugas antara lain mengembangkan kurikulum sekolah/madrasah. Keterlibatan Tim Pengembang Kurikulum dibuktikan dengan dokumen penugasan, berita acara dan notulen rapat, serta tanda tangan dari berbagai pihak yang terlibat; yaitu seluruh guru mata pelajaran, konselor (guru Bimbingan dan Konseling) dan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan.

Dibuktikan dengan:
·         SK penetapan tim pengembang kurikulum sekolah/madrasah.
·         Daftar hadir kegiatan pengembangan kurikulum.
·         Daftar hadir narasumber.
·         Berita acara penetapan kurikulum.
·         Notulen rapat pengembangan kurikulum

Petunjuk Teknis 7
KTSP disusun mengacu pada Kerangka Dasar pada Standar Isi meliputi:
·         Perumusan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan;
·         Pengorganisasian muatan kurikuler satuan pendidikan;
·         Pengaturan beban belajar siswa dan beban kerja guru pada tingkat kelas;
·         Penyusunan kalender pendidikan satuan pendidikan;
·         Penyusunan silabus muatan atau mata pelajaran muatan lokal; dan
· Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran setiap muatan pembelajaran.

Dibuktikan dengan:
· Dokumen KTSP bagian kerangka dasar sesuai dengan pedoman pengembangan KTSP.
·         Dokumen silabus semua mata pelajaran dalam bentuk soft copy atau hard copy.

Petunjuk Teknis 8
Prosedur operasional pengembangan KTSP meliputi:
·         Analisis mencakup:
Analisis ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai Kurikulum.
o    Analisis kebutuhan siswa, satuan pendidikan, dan lingkungan.
o    Analisis ketersediaan sumber daya pendidikan.
·         Penyusunan mencakup:
o    Perumusan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan.
o    Pengorganisasian muatan kurikuler satuan pendidikan.
o    Pengaturan beban belajar siswa dan beban kerja guru pada tingkat kelas.
o    Penyusunan kalender pendidikan satuan pendidikan.
o    Penyusunan silabus muatan atau mata pelajaran muatan lokal.
o    Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran setiap muatan pembelajaran.
·         Penetapan dilakukan kepala sekolah/madrasah berdasarkan hasil rapat dewan pendidik satuan pendidikan dengan melibatkan komite sekolah/madrasah.
·         Pengesahan dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya.

Dibuktikan dengan dokumen KTSP yang telah disahkan

Selengkapnya silahkan baca dan dwonload Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Jenjang SMP/MTS berikut ini




Link Download

Demikian informasi tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Jenjang SMP/MTS. Semoga bermanfaat, terima kasih.

sumber artikel : klik disini

Tugas Pokok Asesor

Dalam rangka persiapan menghadapi akreditasi sekolah di tahun 2017, ada kalanya kita sebagai guru juga harus mengetahui apa saja tugas tugas asesor dalam proses akreditasi di sekolah. Berikut ini adalah Tugas Pokok Asesor Dalam Proses Akreditasi Sekolah.

Aplikasi SisPenA S/M adalah aplikasi penilaian akreditasi yang berbasis web, dimana bisa akses dimana saja, kapan saja dengan syarat terhubung dengan internet. Aplikasi ini pun tidak hanya bisa diakses menggunakan Laptop atau komputer tetapi bisa juga menggunakan Handphone ataupun tablet yang resolusinya lebih kecil.

Apa Tugas Asesor Akreditasi Sekolah Dalam Penggunaan Aplikasi Sispena ?  Dalam Aplikasi SisPenA S/M ada perbedaan Tugas Asesor yang menjabat sebagai ketua tim asesor dibandingkan Asesor biasa. 

Tugas Asesor yang merangkap sebagai ketua tim asesor, yakni
1) Input nilai Individu
2) Input nilai kelompok
3) Input Rekomendasi
4) Input Foto Pendukung
5) Input Berita Acara

Khusus Foto yang diinput sebagai dokumen pendukung maksimal 10 buah yakni 4 untuk sarana dan prasarana, 4 untuk photo kegiatan dan 2 untuk visitasi.

Khusus Berita Acara, setelah mengisi berita acara, asesor dapat mencetaknya sebagai laporan fisik kepada BAP, dengan mengklik tombol Print di pojok sebelah kanan.

Untuk Asessor biasa tugas dalam aplikasi Sispena hanya memberi penilian atau input nilai Individu.

Yang perlu diperhatikan oleh Asesor terkait Kriteria Status Akreditasi dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi. Sekolah/Madrasah dinyatakan terakreditasi, apabila :
1. Memperoleh Nilai Akhir Hasil Akreditasi sekurang-kurangnya 71.
2. Memperoleh Nilai Komponen Standar Sarana dan Prasarana tidak kurang dari 61.
3. Tidak ada Nilai Komponen Standar di bawah 50.

Demikian info terkait  Tugas Asessor Akreditasi Sekolah Dalam Penggunaan Aplikasi Sispena, semoga bermanfaat.

Info Jadwal Kuliah Prodi PPG 2017

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada 1 Juni lalu telah memberikan info jadwal sekaligus meluncurkan program studi baru yakni, Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2017. Prodi ini merupakan wadah bagi berbagai program pendidikan dan pengembangan profesi guru yang selama ini sudah berjalan. Antara lain, SM3T, PPG Bersubsidi, PPG Dalam Jabatan dan lain-lain.

 Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Kemristekdikti, Patdono Suwignjo mengungkapkan, prodi PPG ini akan diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) baik negeri maupun swasta yang memenuhi syarat sebagaimana tercantum dalam Pedoman Pembukaan Proodi PPG.

"Kuliah prodi PPG ini akan dimulai pada September 2017 mendatang," ungkap Patdono di Jakarta, Minggu (4/6).

Patdono menjelaskan, koordinasi penyelenggaraan Prodi ini melibatkan Kemristekdikti dan LPTK sebagai penyelenggara. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sendiri, lanjut Patdono,  sebagai user dari guru prfesional yang dihasilkan. "Dalam prodi ini, sarjana pendidikan dan sarjana berbagai bidang ilmu juga dapat jadi mahasiswa prodi PPG ini," katanya

Seleksi tes masuknya juga digelar secara nasinal dengan panitia lokal di masing-masing LPTK. "Prioritas pada tahun 2017 ini adalah untuk calon guru produktif di SMK," ujar Patdono.

Lebih jauh Patdono menambahkan, lama pendidikan prodi PPG ini adalah satu tahun atau dua semester. Dirincikan, satu semester untuk lokakarya pengembangan bahan dan perangkat pembeajaran . Sedangkan, satu semester sisanya lagi untuk program pengalaman lapangan di sekolah.

Perangkat Akreditasi Sekolah Kurikulum 2013

Untuk melengkapi dan mempermudah dalam menjalani akreditasi di sekolah berikut kami bagikan perangkat akreditasi bagi sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 terbaru untuk semua jenjang pendidikan mulai dari SD SMP SMA. 

Untuk mekanisme terbaru lainnya terkait dengan pelaksanaan akreditasi di sekolah tahun 2017, bisa anda cari di blog ini pencarian tentang topik akreditasi terbaru atau bisa anda cari di google saja. 

Langsung saja silahkan download perangkat akreditasi lengkap sekolah kurikulum 2013 Disini

Demikian dan semoga bermanfaat. 

Kali ini saya akan berbagi Petunjuk Teknis Instrumen Akreditasi sebagai petunjuk dalam mengisi/input evaluasi diri pada aplikasi SISPENA, seperti yang kita ketahui bersama pada tahap pra akreditasi saat ini kita diwajibkan untuk mengisi instrumen akreditasi secara online yang mana mungkin akan sedikit mempersulit kita yang berada di daerah dengan koneksi internet yang kurang baik. 

Petunjuk Teknis Instrumen Akreditasi SD/MI

Namun kita masih bisa mengerjakan secara manual/offline terlebih dahulu instrumen akreditasi ini, tapi dengan mengerjakan secara manual, kita terkendala dengan tidak adanya petunjuk teknis setiap isian pada instrumen akreditasi, mengingat Petunjuk teknis tiap pertanyaan hanya ada pada aplikasi SISPENA yang bisa kita lihat ketika kita mengerjakan SISPENA secara online. 

Untuk mengatasi hal ini berikut saya bagikan petunjuk teknis Instrumen Akreditasi SD/MI format ms word. Dengan ini kita bisa mengerjakan secara manual/offline terlebih dahulu dengan juknis di setiap pertanyaan sebelum kita mengerjakan langsung secara online. 

Unduh Petunjuk Teknis Instrumen Akreditasi SD/MI Disini

Sekian semoga bermanfaat. 

Bapak dan Ibu guru berikut ini saya akan bagikan sebuah panduan lengkap tentang bagaimana cara mengisi data pada aplikasi untuk akreditasi sekolah terbaru tahun 2017 yang disebut SISPENA

Panduan Lengkap Aplikasi Akreditasi Sekolah SISPENA

Bagi sekolah yang akan mengikuti akreditasi terutama kemungkinan saat ini mekanismenya berbeda dengan pelaksanaan akreditasi sebelumnya, karena seperti kita ketahui bersama pemerintah saat ini tengah gencar mengalihkan sistim pendataan dari manual menuju online. Faktor inilah yang mendorong Badan Akreditasi Nasional BAN SM juga menerapkan sistim aplikasi pada proses akreditasinya. 

Untuk panduan lengkapnya sengaja tidak saya tulis disini, bagi anda yang ingin mengetahui bagaimana mekanisme serta petunjuk penggunaan aplikasi SISPENA, silahkan download petunjuknya melalui link di bawah ini : 

Sekian dan semoga membantu.

Dibawah ini adalah info lengkap tentang Perangkat akreditasi yang dilengkapi dengan instrumen akreditasi untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan MI Tahun 2017.

Perangkat Akreditasi SD/MI Tahun 2017 yang dirilis oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN SM) ini penting untuk dijadikan pedoman dan kelengkapan bagi sekolah yang akan melaksanakan kegiatan Akreditasi sekolah tahun 2017. Dalam panduan perangkat dan instrumen Akreditasi SD/MI tahun 2017 secara substansi menilai 8 standar nasional pendidikan. Namun, dalam jumlah butir yang diakreditasi banyak yang berkurang.

Sesuai dengan Perangkat Akreditasi SD/MI Tahun 2017, sekolah/Madrasah dinyatakan terakreditasi, apabila; (1.) Memperoleh Nilai Akhir Hasil Akreditasi sekurang-kurangnya 71, (2.) Memperoleh Nilai Komponen Standar Sarana dan Prasarana tidak kurang dari 61, dan (3.) Tidak ada Nilai Komponen Standar di bawah 50. Sekolah/Madrasah dinyatakan tidak terakreditasi jika sekolah/madrasah tidak memenuhi kriteria tersebut.

Baca juga: Bukan Hanya Label, Ini Guna Hasil Akreditasi Sekolah

Untuk mendapatkan nilai akreditasi sekolah yang baik tentu saja modal utamanya adalah kelengkapan perangkat akreditasi. Ini bisa dilihat dari hasil pertanyaan 8 Standar Instrumen yang diisi juga bukti fisik. Oleh karena itu, kesemuannya itu haruslah dipersiapkan dari sekarang. Perangkat Akreditasi SD/MI Tahun 2017 ini berisi Instrumen Akreditasi yang meliputi 8 komponen standar nasional pendidikan, yaitu:

1. Komponen standar isi nomor 1—10;
2. Komponen standar proses nomor 11—31;
3. Komponen standar kompetensi lulusan nomor 32—38;
4. Komponen standar pendidik dan tenaga kependidikan nomor 39—54;
5. Komponen standar sarana dan prasarana nomor 55—75;
6. Komponen standar pengelolaan nomor 76—90;
7. Komponen standar pembiayaan nomor 91—106; dan
8. Komponen standar penilaian nomor 107—119.

Perangkat Akreditasi untuk SD/MI Tahun 2017 dalam bentuk file berformat PDF yang bersumber dari Badan Akreditasi Nasional (BAN/SM) dapat didownload di tautan berikut ini.


Tips dan trik yang paling bagus dan banyak digunakan sekolah dalam menghadapi akrediatasi adalah dengan membentuk TIM Akreditasi Sekolah yang diberi tugas pokok dan fungsi masing-masing setiap standar instrumen akreditasi di atas. Dengan pembagian guru menjadi beberapa kelompok membuat pekerjaan mempersiapkan administrasi dalam kelengkapan perangkat akreditasi sekolah akan lebih mudah dan cepat.

Lihat sumber disini

pos akreditasi sekolah 2017

Berikut ini adalah info lengkap tentang mekanisme dan Prosedur Operasional Standar serta Panduan Pelaksanaan Akreditasi untuk tahun 2017 bagi sekolah dan madrasah.

POS berikut ini berisi langkah-langkah dan mekanisme Akreditasi sebagai bentuk keterbukaan dan akuntabilitas baik proses maupun hasil. Selamat membaca. Saran, kritik, dan masukan dari pembaca sangat diperlukan dan bermanfaat untuk peningkatan kualitas dan pelayanan Akreditasi. 

Untuk info selengkapnya tentang mekanisme dan Prosedur Operasional Standar serta Panduan Pelaksanaan Akreditasi bagi sekolah dan madrasah untuk tahun 2017 bisa anda unduh dokumennya melalui link di bawah ini : 
Demikian semoga bermanfaat. 

BANSM


Badan Akreditasi Nasional Sekolah-Madrasah atau disingkat BAN-SM sebagai lemabaga pelaksana proses penilaian terhadap sekolah atau madrasah menyediakan laman website bansm.or.id. Berikut ini adalah cara cepat melihat hasil penilaian akreditasi untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyyah (MI). Silahkan perhatikan langkah demi langkahnya dengan seksama.

Cara Cek Nilai Akreditasi Sekolah

  1. Klik >> http://bansm.or.id/sekolah/sudah_akreditasi/1
  2. Pilih Propinsi > Pilih wilayah Kab/KOta > Pilih Tipe Sekolah atau Madrasah > Pilih Status Sekolah > Pilih Nilai > kemudian Klik Tampilkan
  3. Untuk alternatif anda bisa langsung ketik nama sekolah di kolom pencarian, kemudian klik enter.
  4. Klik sekolah yang muncul maka akan terlihat data sekolah beserta data akreditasi tahun berapa dan standar standar nilai akreditasi sekolah. 

Akreditasi sekolah merupakan pengakuan dan penilaian dari beberapa pihak yang berwenang. Pemerintah melakukan akreditasi sekolah untuk menilai kelayakan program atau satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap, terencana dan terukur. Proses penilaian terhadap sekolah atau madrasah diselenggarakan oleh BAN-SM.

Instrumen penilaian akreditasi sekolah meliputi; Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi, Standar Pendidik, Standar Sarana, Standar Pengelolaan, Standar Biaya, dan Standar Nilai. Akreditasi sekolah bertujuan untuk menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah dan memperoleh gambaran tentang kinerja sekolah.

Hasil akreditasi berupa Sertifikat Akreditasi Sekolah dan Profil Sekolah, kekuatan dan kelemahan, dan rekomendasi. Sertifikat Akreditasi Sekolah adalah surat yang menyatakan pengakuan dan penghargaan terhadap sekolah atas status dan kelayakan sekolah melalui proses pengukuran dan penilaian kinerja sekolah terhadap komponen-komponen sekolah berdasarkan standar yang ditetapkan BAN-SM.

Sekolah dapat diikutsertakan akreditasi apabila :

  • memiliki surat keputusan kelembagaan (UPT); 
  • memiliki siswa pada semua tingkatan; 
  • memiliki sarana dan prasarana pendidikan; 
  • memiliki tenaga kependidikan; 
  • melaksanakan kurikulum nasional; dan  
  • telah menamatkan siswa. Masa berlaku akreditasi selama 4 tahun. Permohonan Akreditasi Ulang 6 bulan sebelum masa berlaku habis.
Bagiamana jika pada pengecekan dengan cara tersebut di atas ternyata nilai akreditasi sekolah Anda tidak muncul? Hal tersebut mungkin dikarenakan nilai akreditasi sekolah Anda masih ada di daftar nama sekolah yang belum akreditasi.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pada abad 21 ini, peran Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) sangat penting. Pasalnya, akreditasi dapat menjadi salah satu patokan untuk mengambil kebijakan penelitian dan pemetaan mutu pendidikan.

Muhadjir menuturkan, akreditasi bukan hanya sebatas memberi label pada sekolah. Untuk itu, ia mengimbau, agar hasil akreditasi betul-betul sesuai dengan apa yang dibutuhkan untuk diperbaiki atau ditingkatkan oleh satuan pendidikan.

"Mari kita gunakan data akreditasi ini menjadi dasar perumusan kebijakan untuk kita sampaikan kepada para pemangku kepentingan," kata Muhadjir di Jakarta, Senin (6/2).

Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Badan Akreditasi Nasional– Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) dan Badan Akreditasi Provinsi – Sekolah/Madrasah (BAP-S/M) tahun 2017 dengan tema Penguatan Lembaga, Transparansi dan Akuntabilitas Akreditasi, Minggu (5/2). Pihaknya, tidak menganjurkan sekolah untuk membiyai akreditasi. Namun apabila ada sekolahg khusus swasta yang dengan sukarela membiayai akreditasi. Maka pihak Kemdikbud, maupun BAN- S/M perlu mempertimbangkan.

Selanjutnya, mantan rektor Universitas Muhammadyah Malang (UMM) ini juga menuturkan, meski tidak ada aturan yang mengatur jelas tentang besaran dan penggunaannya. Jika ada sekolah yang mau membiayai. Pihaknya dan tetap menjaga prinsip- prinsip akreditasi yang objektif, adil, transparan, akuntabel, dan professional.

"Ini tidak ada usul (Sekolah membiayai pelaksana akreditasi). Kalo ada sekolah berkeinginan membiayai secara sukarela membiayai pelaksana akreditasinya sebaiknya dilayani. Orang punya niat baik jangan dihambat. Apalagi ditolak. Malah sebaikya diperlancar biar sama- sama mendapat pahala,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala BAN-S/M, Abdul Mu’ti mengatakan, akreditasi berlaku untuk sekolah/ madrasah(S/M). Baik yang negeri maupun swasta. Dijelaskan dia, biaya pelaksanaan akreditasi sangat terjangkau dengan masa berlaku lima (5) tahun. Kata dia, tugas BAN melaksanakan kebijakan sesuai dengan undang –undang dan peraturan yang berlaku.

Meski demikian, Mu'ti mengeluhkan kuota yang disediakan pemerintah. Pasalnya, pemerintah hanya menyediakan kuota sebanyak 30.000 pertahun. Padahal jumlah sekolah yang belum terakreditasi masih banyak. Mendatang, ia berharap, ada peningkatan kuota. Setidaknya pemerintah menyediakan kuota minimal 50.000 pertahun. Tujuannya agar dapat mempercepat akreditasi dalam jangka waktu yang tentukan. Pasalnya, khusus sekolah Madrasah masih banyak yang belum terakreditasi.

Sebelumnya, dalam sambutan pembukaan Rakor yang belangsung selama 5-7 Februari, di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Minggu(2/5). Muhadjir memberikan apresiasi kepada BAN S/M dan Badan Akreditasi Provinsi (BAP) S/M yang telah mendapatkan pengakuan dari berbagai lembaga. Dalam hal ini terkait dengan pemanfaatan hasil-hasil akreditasi untuk pengambilan kebijakan penelitian dan pemetaan mutu pendidikan.

Pada kesempatan sama, Muhadjir juga memaparkan data capaian akreditasi. Tercatat berdasarkan data yang diperoleh Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, untuk semua jenjang di seluruh Indonesia, sekolah yang mendapatkan akreditasi A ata Amat Baik sebanyak 39.771 sekolah, akreditasi B atau Baik sebanyak 87.588 sekolah, akreditasi C atau Cukup sebanyak 27.408 sekolah, serta yang tidak terakreditasi 4.058 sekolah.

Menyikapi hasil tersebut, Muhadjir menuturkan, pihaknya memiliki banyak pekerjaan rumah (PR). Ia memerlukan strategi untuk merumuskan kebijakan.

"Jika dilihat dari data ini, PR kita masih banyak, mari kita susun strategi untuk merumuskan kebijakan,” ujarnya.



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, badan akreditasi sekolah/madrasah seharusnya melakukan terobosan dalam program dan kebijakan.

Muhadjir mencontohkan, akreditasi dibiayai oleh sekolah dan madrasah sendiri. "Perlu juga dipikirkan agar akreditasi dapat dibiayai oleh sekolah/madrasah sama halnya dengan perguruan tinggi yang mulai memberlakukan ini," ujar Muhadjir dalam keterangan persnya, Senin (6/2/2017).

Muhadjir melanjutkan, yang penting status badan akreditasi sekolah/madrasah tersebut tetap dapat bersikap independen. Catatan Kemendikbud untuk seluruh jenjang pendidikan di Indonesia, sekolah yang sudah mendapatkan akreditasi A (amat baik) berjumlah 39.771 sekolah.

Sekolah yang mendapat akreditasi B (baik) berjumlah 87.588 sekolah. Sementara sekolah yang mendapat akreditasi C (cukup) berjumlah 27.408 sekolah.

Adapun, sekolah yang tidak terakreditasi berjumlah 4.058 sekjolah. Muhadjir mengapresiasi positif badan akreditasi sekolah/madrasah (BAN S/M) dan badan akreditasi provinsi sekolah/madrasah (BAP S/M) yang selama ini melaksanakan tugasnya.

BAN S/M dan BAP S/M telah mendapatkan pengakuan dari sejumlah lembaga terutama dalam hal pemanfaatan hasil akreditasi untuk pengambilan kebijakan penelitian dan pemetaan mutu pendidikan.

Namun, Muhadjir merasa kurang. Ia mengajak BAN S/M dan BAP S/M untuk mengevaluasi kembali bagaimana pendidikan yang baik di abad 21 ini.

"Mari kita melakukan refleksi dan perenungan kembali mengenai pendidikan di abad ke-21 ini dan bagaimana peran BAN S/M dan BAP S/M dalam memantau dinamika pendidikan, terutama perubahan peraturan," ujar Muhadjir.

Ia mengingatkan bahwa penilaian akreditasi bukan hanya sebatas memberi label kepada sekolah/madrasah.

Ia berharap program perencanaan dan pengembangan pada setiap satuan pendidikan dapat disesuaikan dengan hasil akreditasi.

Oleh sebab itu, Muhadjir mengimbau agar hasil akreditasi betul-betul sesuai dengan apa yang dibutuhkan untuk perbaikan atau ditingkatkan oleh satuan pendidikan itu sendiri.

"Mari kita gunakan data akreditasi menjadi dasar perumusan kebijakan untuk kita sampaikan ke pemangku kepentingan," ujar Muhadjir.

source : http://nasional.kompas.com/

Bagi yang butuh perangkat dokumen kelengkapan untuk Akreditasi Sekolah bisa di download di bawah ini.  

Berikut ini berkas - berkas Akreditasi Sekolah Lengkap untuk Jenjang SDMI, SMP/MTs, SMA/MA/MAN/SMK. Silahkan anda unduh berkas - berkas berikut untuk kelengkapan administrasi Akreditasi Sekolah. 

Dokumen Perangkat Akreditasi Jenjang SD/Mi, SMP/MTs, SMA/SMK/MA (+ SLB sederajat)

Dokumen/Berkas Pendukung Akreditasi


Sumber : www.gurugaleri.com
Sekian dan semoga bermanfaat. 

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget