Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Beasiswa"

Info Beasiswa Pesantren 2018

Berikut ini adalah info beasiswa bagi siswa berprestasi pesantren tahun 2018. Kementerian Agama kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Pendaftaran PBSB tahun 2018 ini mulai dibuka pada Kamis (15/03) besok. Pendaftaran akan dibuka selama sebulan hingga 15 April 2018.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, PBSB sudah bergulir sejak tahun 2005. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memperluas akses bagi santri berprestasi untuk bisa kuliah di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Bidang yang digeluti juga beragam, antara lain: ilmu kedokteran, kesehatan, farmasi, keperawatan, ilmu murni (Matematika, Fisika, Biologi, Kimia), teknik industri, teknik sipil, teknik mesin, teknologi informasi, teknik perkapalan, pertanian, agribisnis, ilmu agama Islam (Islamic Studies), seni dan desain, hingga bahasa dan ilmu pengetahuan budaya. Dari situ, kiprah alumni pesantren dalam pembangunan di masa mendatang lebih variatif, tidak hanya pada aspek pendidikan agama dan keagamaan.

“PBSB sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mengisi kemerdekaan. Apalagi, pesantren sudah menjadi sumber mata air keilmuan sejak abad 14, sebelum Belanda menjajah,” ujar Kamaruddin di Jakarta.

“Program ini sudah berjalan lebih sepuluh tahun. Faktanya, para santri saat diberi kesempatan, mereka terbukti tidak kalah dengan siswa lain. Prestasi mereka di perguruan tinggi sangat gemilang. Sebagian sudah menjadi professional pada bidangnya, mulai dokter, pendidik, teknokrat, ahli gizi, dan lainnya. Sebagian sedang melanjutkan belajar di sejumlah perguruan tinggi ternama di luar negeri,” sambungnya.

Sejak 2005, lanjut Kamaruddin, total sudah ada 4.276 santri penerima beasiswa PBSB. Sebanyak 3.428 santri sudah lulusan sarjana dan berhidmat pada beragam profesi, sedang 848 santri lainnya, masih menjalani kuliah.

“Para santri PBSB diharapkan menjadi generasi tangguh, tonggak keberlanjutan pesantren. Mereka diharapkan menjadi ilmuwan-santri moderat yang kelak akan menempati posisi-posisi penting di negeri ini. PBSB juga sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam dunia,” tutur Kamaruddin.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa masa pendaftaran calon peserta PBSB tahun ini sedianya akan dibuka pada 28 Maret 2018. Rencana itu dimajukan menjadi tanggal 15 Maret 2018 berdasarkan hasil diskusi bersama dengan Perguruan Tinggi Mitra (PTM).

“Masa pendaftaran calon peserta PBSB dibuka selama satu bulan. Setelah itu masih ada proses verifikasi data dan pelaksanaan seleksinya. Pelaksanaan seleksi PBSB dijadwalkan pada awal bulan puasa. Jadi kita menghindari pelaksanaan seleksi mendekati Idul Fitri,” jelas Ahmad Zayadi.

Zayadi menambahkan, kuota beasiswa PBSB tahun ini berjumlah 290 dan tersebar di 14 PTM. Keempat belas PTM tersebut terdiri dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu:  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), UIN Sunan Ampel Surabaya (2006), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2007), UIN Walisongo Semarang (2007), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (2009), UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2013), dan UIN Alauddin Makassar (2016).

Tujuh PTM lainnya adalah perguruan tinggi umum, yaitu: Institut Pertanian Bogor (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya (2006), Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta (2006), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (2007), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung (2010), Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura (2016), dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta (2018).

“Selain mendapat biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB ini nantinya akan mendapat insentif bulanan serta dana pembinaan,” ujar Zayadi.

Berbeda dengan sebelumnya, beasiswa PBSB tahun ini hanya akan diberikan khusus kepada madrasah aliyah swasta yang berada di pesantren. “Dua tahun lalu, akses terhadap program ini juga diberikan kepada santri pondok pesantren yang belajar di MAN. Tahun ini, beasiswa khusus diberikan kepada santri yang belajar di MA swasta milik pesantren,” tegasnya.

Saat kali pertama dibuka pada 2005, PBSB hanya merekrut 33 santri. Jumlah ini secara berturut meningkat menjadi 177 santri (2006), 381 santri (2007), dan 442 santri (2008). Sempat turun menjadi menjadi 342 santri (2009), kuota PBSB kembali naik menjadi 675 santri (2010).

Sejak tahun 2011, kuota PBSB terus turun menjadi 552 santri, 337 santri (2012), dan 163 santri (2013). Pada tahun 2014, kembali naik menjadi 359 santri, lalu 515 santri di 2015. Kuota PBSB kembali turun pada 2016 menjadi 143 santri dan 157 santri di 2017. “Tahun ini, kuota PBSB adalah 290 santri,” tegasnya.

Teknis Seleksi
Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said menjelaskan bahwa pendaftaran PBSB akan dilakukan secara online dan offline. Pendaftaran offline hanya diperuntukan bagi santri di kawasan Indonesia Timur. Adapun persyaratan khusus mendaftar PBSB adalah sebagai berikut:

1) Santri merupakan lulusan Madrasah Aliyah swasta milik pondok pesantren, atau pondok pesantren muadalah, atau pondok pesantren salafiyah;
2) Santri telah mukim (tinggal) di pesantren minimal selama 3 tahun terakhir; dan
3) Santri telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren.

Kepada para santri yang akan mendaftar, Basnang mengingatkan untuk teliti dan cermat dalam mengisi form pendaftaran serta menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi. Peserta diminta membaca terlebih dahulu ketentuan dalam petunjuk teknis PBSB.

Menurut Basnang, ada beberapa perguruan tinggi yang menetapkan persyaratan khusus tambahan, misalnya: persyaratan tidak buta warna pada beberapa prodi, tinggi badan minimal 155cm pada prodi Keperawatan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, hafalan Alquran minimal 3 juz di UIN Bandung serta 10 juz di UIN Malang dan UIN Yogyakarta. Bahkan, untuk pilihan Prodi Ilmu Hadits, UIN Yogyakarta mensyaratkan hafal 100 Hadits.

Seleksi PBSB menggunakan Computer Based Test (CBT). Jadwal serta lokasi pelaksanaan ditentukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi, kecuali untuk pilihan prodi di UNAIR Surabaya. Menurut Basnang, pihak UNAIR menetapkan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan di kampus UNAIR Surabaya, bukan pada wilayah masing-masing seperti pada pilihan prodi lainnya. Biaya transportasi dan akomodasi selama proses seleksi di UNAIR juga ditanggung oleh masing-masing santri.

“Semua persyaratan khusus tambahan ini merupakan ketetapan Perguruan Tinggi. Sebelum mendaftar, kami minta para santri memahami petunjuk teknis pelaksanaan PBSB pada situs resmi Kemenag, Ditpdpontren, dan PBSB,” tutup Basnang.

Tes CBT dibagi menjadi empat sessi. Pertama, Tes Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kepesantrenan selama 60 menit. Kedua, Tes Potensi Akademik selama 70 menit.

Sesi ketiga adalah Tes Kemampuan Bidang Studi (120 menit). Untuk materi MIPA, tes mencakup: Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedang untuk materi IPS, tes  mencakup: matematika IPS, ekonomi, sosiologi, dan geografi. Untuk materi keagamaan, tes mencakup: Fiqih, Tafsir, Hadits, Aqidah Akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Sedangkan sessi keempat adalah wawancara (150 menit). Sessi ini hanya dilakukan untuk peserta seleksi yang mengambil pilihan studi di UIN Malang.

Berikut jadwal tahapan seleksi PBSB tahun 2018: Masa Pendaftaran (15 Maret – 15 April 20180; Verifikasi Data (16 – 30 April 2018); Pengumuman Tempat Seleksi (2 Mei 2018); Pelaksanaan Seleksi (14 – 18 Mei 2018); Penentuan Kelulusan (1 Juni 2018); dan Pengumuman Kelulusan (4 Juni 2018)

Info selengkapnya, download Juknis PBSB Tahun 2018 dan info lengkapnya di pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id dan ditpdpontren.kemenag.go.id.

Link Download Juknis : 
Demikian info tentang Juknis Pendaftaran Beasiswa Santri Berprestasi 2018, semoga bermanfaat.

sumber artikel : klik disini


Bantuan biaya peningkatan kualifikasi akademik ke S-1/D-IV merupakan pemberian dana dari Pemerintah terhadap guru PNS dan non PNS di bawah binaan Kemdikbud Untuk semua jenjang dalam rangka memperoleh kualifikasi akademik Strata satu (S-1) atau Diploma empat (D-IV). Pemberian dana tersebut tidak dimaksudkan untuk membiayai seluruh keperluan studi.

Adapun tujuannya adalah sebagai berikut : 
1. Mendorong guru untuk mengikuti pendidikan lanjutan sampai memperoleh ijasah S-1/D-IV;
2. Meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kinerja guru dalam proses pembelajaran;
3. Mempercepat proses peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan mutu guru.

Bantuan biaya peningkatan kualifikasi akademik ke S-1/D-IV bagi guru PNS dan non PNS ini dibayarkan melalui Direktorat P2TK Dikdas sebesar Rp 3.500.000,-/tahun. Dan bantuan biaya peningkatan kulaifikasi akademik tidak dikenakan pajak.

Untuk lebih lengkapnya silahkan Download Juknisnya pada tautan di bawah ini : 


Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi (MAPRES) terdiri dari Beasiswa Degree dan Beasiswa NonDegree, Beasiswa Degree adalah Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) yang ditujukan kepada:
  1. Peraih medali/penghargaan olimpiade/kompetisi internasional  di bidang : sains, penelitian ilmiah, keterampilan, seni,  olah raga, dan bahasa yang dilaksanakan dan difasilitasi oleh Kemendikbud dan/atau oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
  2. Masyarakat berprestasi tingkat nasional atau internasional di segala bidang dan umum (kecuali dosen)
  3. Beasiswa Degree hanya diperuntukan untuk tujuan dalam negeri.
Beasiswa Non Degree adalah Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) yang diperuntukan bagi masyarakat berprestasi (guru, tenaga kependidikan pada tingkat PAUD sampai SMA/SMK, pegiat budaya, seniman dan pegiat sosial kecuali dosen) untuk mengikuti program residensi, menjadi pembicara dalam workshop atau konferensi, utamanya bidang pendidikan dan kebudayaan. Program beasiswa ini bukan beasiswa bantuan riset studi. Pendaftaran beasiswa Non Degree dilakukan dengan cara mengirimkan berkas pendaftaran ke kantor sekretariat Beasiswa Unggulan.

PERSYARATAN DAN KELENGKAPAN BERKAS BEASISWA DEGREE
Berikut info persyaratan Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) untuk jenis Beasiswa Degree tahun 2017:
Beasiswa Degree Jenjang S1:
Mahasiswa Baru
  1. Maksimal 22 tahun
  2. Memiliki LoA Unconditional perguruan tinggi minimal akreditasi B
Mahasiswa On Going
Maksismal 22 tahun
  1. Maksimal semester 3 pada perguruan tinggi minimal akreditasi B
  2. IPK, PTN 3.00 PTS 3.25
  3. Jenjang S1 tidak memerlukan TOEFL/IELTS
Beasiswa Degree Jenjang S2:
Mahasiswa Baru
Maksimal 32 tahun
  1. Memiliki LoA Unconditional perguruan tinggi minimal akreditasi B
  2. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
  3. TOEFL ITP 500/IBT 61, atau IELTS 5.5
Mahasiswa On Going
Maksimal 32 tahun
  1. Maksimal semester 3 pada perguruan tinggi minimal akreditasi B
  2. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
  3. TOEFL ITP 500/IBT 61, atau IELTS 5.5

Beasiswa Degree Jenjang S3:
Mahasiswa Baru
Maksimal 37 tahun
  1. Memiliki LoA Unconditional perguruan tinggi minimal akreditasi B
  2. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
  3. TOEFL ITP 500/IBT 61, atau IELTS 5.5

Mahasiswa On Going
Maksimal 37 tahun
  1. Maksimal semester 3 pada perguruan tinggi minimal akreditasi B
  2. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
  3. TOEFL ITP 500/IBT 61, atau IELTS 5.5

Kelengkapan Berkas Beasiswa Degree:
Mahasiswa Baru
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. LoA Unconditional
  3. Ijazah dan transkrip nilai terakhir
  4. Sertifikat TOEFL ITP/IBT atau IELTS (untuk S1 tidak wajib)
  5. Proposal rencana studi
  6. Surat rekomendasi
  7. Sertifikat prestasi terbaik (bila ada)

Mahasiswa On Going
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
  3. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir
  4. Sertifikat TOEFL ITP/IBT atau IELTS (untuk S1 tidak wajib)
  5. Proposal rencana studi
  6. Surat rekomendasi
  7. Sertifikat prestasi terbaik (bila ada)

Pendaftaran:
buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id (online only)

Waktu Pendaftaran:
Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) Tahun 2017 Khusus Beasiswa Degree

Batch 1
Pendaftaran 15 Februari - 15 April 2017
Seleksi administrasi dan wawancara 16 April - 10 Mei 2017
Pengumuman 12 Mei 2017

Batch 2
Pendaftaran 1 Juni - 31 Juli 2017
Seleksi administrasi dan wawancara 1 Agustus - 31 Agustus 2017
Pengumuman 1 September 2017
source : http://ainamulyana.blogspot.co.id

PERSYARATAN DAN PENDAFTARAN BEASISWA NON DEGREE
Berikut info persyaratan Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) untuk jenis Beasiswa Non Degree tahun 2017:
Persyaratan:
  1. Surat permohonan kepada Kepala Biro PKLN
  2. Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)
  3. Surat undangan dari penyelenggara
  4. Materi/bahan/proposal yang relevan dengan penyelenggaraan kegiatan
  5. Essay minimal 500 kata tentang manfaat dari kegiatan
  6. Usulan rincian biaya

Pendaftaran:
Mengirim seluruh dokumen persyaratan kepada:
Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 7 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270
(offline only)

Waktu Pendaftaran:
Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) Tahun 2017 Khusus Beasiswa Non Degree

Sepanjang tahun

Demikian info Persyaratan dan Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) Tahun 2017. Terima kasih.

Bapak dan Ibu Guru, Bapak Anies selaku menteri Pendidikan Nasional telah mengeluarkan surat edaran tentang 'Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016' dengan Nomor : 19180/MPK.A/MS/2016, yang mana berisi tentang seluruh kegiatan yang harus dikerjakan selama sebulan penuh selama bulan Mei 2016. 

Tidak seperti biasanya, ada beberapa hal baru yang berkaitan dengan peringatan hari pendidikan nasional yang mungkin sedikit berbeda dari sebelumnya. 

Untuk lebih lanjut silahkan simak Surat Edaran berikut ini : 



Sekian info singkat tentang Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 yang kami dapatkan dari akun bapak Tagor Alamsyah Harahap, Terima kasih dan semoga bermanfaat.


Alokasi dana pendidikan sebagaimana dimanatkan UU sebanyak 20 persen ternyata tidak pernah dilaksanakan pemerintah provinsi. Faktanya, dari 34 provinsi yang ada, seluruhnya tidak mengalokasikan dana pendidikan 20 persen. Semuanya membebankan kepada pusat lewat APBN.

"Mestinya, tanggung jawab biaya pendidikan tidak hanya di pusat. Pemda harus terlibat‎ dan bukan menerima gelontoran dana APBN," kritik Indra Charismiadji, pengamat pendidikan, dalam diskusi media, Selasa (12/4).

Dia menyebutkan, dari 34 Provinsi yang mengalokasikan anggaran pendidikan terbesar hanya DKI Jakarta yaitu‎ 18,17 persen dari total APBD. Lainnya masih di bawah 10 persen bahkan ada yang nol sekian persen.

"Bohong besar kalau ada kepala daerah mengaku-aku sudah menyiapkan alokasi dana pendidikan di atas 50 persen. Karena faktanya tidak satupun 20 persen. Mereka menyebut angka 50 persen karena dihitung dengan kucuran dana APBN. Padahal amanat UU bukan seperti itu, pemerintah pusat dan daerah wajib mengalokasikan 20 persen," bebernya.

‎Ditambahkan Indra, kecilnya anggaran dana pendidikan yang diplot daerah karena bantuan pusat besar sekali‎. Selain itu pemda agak buta mengelola dana pendidikan seperti apa. Jangan heran program pendidikan di daerah lebih banyak copy paste program pemerintah pusat.


"Daerah tidak punya inovasi sedikitpun. Harusnya kalau ingin pendidikan maju, daerah harus kreatif. Kalau tidak tahu gandeng konsultan yang memahami pendidikan biar bisa disusun program pendidikannya," tandasnya.

Sumber : www.jpnn.com

Dalam upaya mewujudkan amanah Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, guru diwajibkan memiliki kualifikasi akademik minimal setingkat sarjana (S-1)/D4. Sehubungan dengan hal dimaksud, pada tahun anggaran 2016 Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan bantuan pendidikan bagi guru SMA dan SMK dengan rincian jenis bantuan dan sasaran sebagai berikut :

Bantuan dana pendidikan S-1, sasaran 2.364 guru
Bantuan dana pendidikan S-2, sasaran 250 guru
Beasiswa pendidikan S-2, sasaran 638 guru

Sasaran dan Jumlah Bantuan Dana bagi guru SMA dan SMK
a.Bantuan dana pendidikan diberikan kepada 2,364 guru yang sedang menyelesaikan kuliah S 1 dengan Jumlah dana yang diberikan sebesar Rp 5.000.000,00/tahun
b.Bantuan dana pendidikan S2 diberikan kepada 250 guru yang sedang menyelesaikan kuliah S.2 dengan  jumlah dana yang diberikan sebesar Rp 10.000,000,00/tahun
c. Beasiswa pendidikan S 2 diberikan kepada 638 guru yang berminat mengikuti program S2 dengan Jumlah dana beasnsa yang daberikan sebesar Rp 60 000.000,00 untuk perkuhahan selama 2 tahun (terdiri atas biaya pendidikan dan biaya hidup)


A. Ketentuan / Persyaratan Bantuan Dana Pendidikan S-I bagi guru SMA/SMK
1. Guru berstatus PNS dan Guru Tetap Yayasan (GTY) yang masih aktif mengajar di SMA/SMK Negeri dan swasta
2. Merniliki NUPTK
3. Guru yang sedang menempulh pendidikan S-I pada perguruan tinggi yang terakreditasi pada semua program studi kependidikan atau sesuai mata pelajaran yang diampu. dan: pemberian dana diprioritaskan kepada guru yang saat ini sedang menempuh penddikan S-I dan sedang melaksanakan penyelesaian tugas akhir (skñpsi), dibuktikan dengan persetujuan judul skripsi yang ditandatangani oleh pembimbing.
4. Belum dan/atau tidak sedang menerima bantuan pendidikan dan lembaga,pihak lain.
5. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan UPTD/KabupatenfKota setempat.
6. Beium pernah menerima bantuan dana pendidikan yang sama pada tahun sebelumnya

B. Ketentuan  Persyaratan Beasiswa S2 bagi guru SMA/SMK
  1. Persyaratan Beasiswa S2 bagi guru SMA/SMK
  2. GuruSMA/SMK berstatus sebagai pegawai negeri sipil(PNS).
  3. GuruSMA/SMKyang diselenggarakan oleh masyarakat,berstatus sebagaiguru tetap yayasan(GTY),
  4. Guru Honorer di SMA/SMK negeri harus memiliki SK Kepala Dinas Pendidikan sebagai guru honor.
  5. Berusia maksimum 40 tahun pada tanggal 1September2016 yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  6. Khusus untuk daerah terpencil, tertinggal, dan terluar berusia maksimum 42 tahu pada tanggal 1 September 2016 yang dibuktikan  dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang, serta SK pejabat berwenang tentang penetapan daerah terpencil, tertinggal, dan terluar.
  7. Lulusan jenjang strata satu (S-1) dari program studiyang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan IPKminimal 2,75 yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  8. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2(dua )tahunyang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama (ditambah dengan SK Daerah khusus untuk guru yang bertugas didaerah khusus) yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  9. Memperoleh izin dari pejabat yang berwenang untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi jenjang stratadua(S-2), dibuktikan dengan Surat Tugas Belajardari BKD bagi PNS dan dari Ketua Yayasan bagi guru non PNS.
  10. Memiliki prestasi akademik yang terkait dengan tugas keguruan/kependidikan (akan lebih diutamakan),dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan yang relevan.
  11. Tidak sedang menempuh studi atau sudah lulus jenjang strata  dua (S-2) atau strata tiga (S-3).
Program studi yang dibuka dan PTP
Pendidikan Matematika
Pendidikan Kimia
Pendidikan Fisika
Pendidikan Biologi
Pendidikan Geografi
Pendidikan Ekonomi
PendidikanBahasaIndonesia
PendidikanBahasaInggris
PendidikanPancasila dan Kewarganegaraan(PPKn)
PendidikanSejarah

Program studi dimaksud,dibuka disembilan (9) LPTKmitra Direktorat Pembinaan GuruDikmenDitjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, dengan kuotad i masing-masing LPTK akan diatur lebihlanjut. Adapun sembilan (9) LPTK dimaksud adalah sebagai berikut:
  1. Universitas Negeri Medan(UNIMED) Medan
  2. Universitas PendidikanIndonesia (UPI)Bandung
  3. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)Jakarta
  4. Universitas Negeri Semarang (Unnes) Semarang
  5. Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
  6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Yogyakarta
  7. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Surabaya
  8. Universitas Negeri Malang (UM) Malang
  9. Universitas Negeri Makassar (UNM) Makassar.
Guru SMA/SMK yang berminat,mendaftarkan diri ke Direktorat Pembinaan Guru Dikmen dengan cara mengirimkan berkas pendaftaran ke Direktorat Pembinaan GuruD ikmen. Berkas pendaftaran dikirim mulai 12 Maret2016 sampai dengan11Juni 2016 (cap pos) ke alamat:

SubditPK-PKK
Direktorat Pembinaan Guru Dikmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud
Kompleks Kemdikbud GedungD Lantai 12
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, JakartaPusat
Telepon:021.57974108
Fax: 021.57974108

SeleksiAdministratif
Direktorat Pembinaan Guru Dikmen Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud melakukan seleksi administrative terhadap usulan calon peserta dari setiap provinsi mulai tanggal16  sampai dengan 18 Juni 2016.

b.       SeleksiAkademik
Calon peserta yang lulus seleksi administrative akan diundang oleh Direktorat Pembinaan  Guru Dikmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, pada 18 sampai dengan 26 Juli 2016, untukmengikuti seleksi akademik.Seleksi akademik akan dilaksanakan oleh perguruan tinggipenyelenggara bersama Direktorat Pembinaan Guru Dikmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud dengan prosedur sebagai berikut.

1)   Seleksi akademik didasarkan pada hasil:
a)  Tes Potensi Akademik (TPA): mengukur kapasitas calon untuk menyelesaikan tugas-tugas akademik (scholastic aptitude).
b) Tes Kemampuan Bahasa Inggris :mengukur kemampuan calon dalam  memahamiteks berbahasa  Inggris (reading comprehension).

2) Skor akhir untuk  setiap peserta didasarkan pada penggabungan hasil TPA dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris dengan bobot 70 (TPA):30(TesBahasa Inggris).

3) Penentuan kelulusan didasarkan pada urutan skor akhir dengan mempertimbangkan proporsi  antardaerah, peminat, dan antar bidangstudi.

4) Hasil seleksi akademik akan diumumkan oleh perguruan tinggi penyelenggara melalui DirektoratPembinaan Guru Dikmen, Ditjen Guru dan TenagaK ependidikan Kemdikbud  pada tanggal 1 sampai dengan 8 Agustus2016.

c.   Kewajiban Calon Mahasiswa
Calon mahasiswa yang lulus seleksi administrative dan seleksi akademik akan diberikan program pembekalan dan harusmengikutiprogram S-2padaPTP yang bersangkutan, apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut.
  • Menyerahkan Surat Tugas Belajar dari pejabat yangberwenang.
  • Menyerahkan surat keterangan sehat daridokter;
  • Menandatangani surat perjanjian tidak akan memintap indah tugas setelah menyelesaikan pendidikan, kecuali karena alas an kedinasan dan tugas dari pejabat yang berwenang;
  • Menandatangani surat perjanjian untuk mengikuti pendidikan jenjang strata dua (S-2) secara penuh waktu;
  • Mengisi biodata sesuai dengan format terlampir.
  • Menyerahkan foto copy ijazah dan transkrip akademikS-1 yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang sebanyak 2 lembar.
  • Menyerahkan pasfoto terbaru berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar.
Seluruh dokumen diserahkan ke PTP antara9 sd 15 Agustus 2016. Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulusakan ditempatkan sesuaidengan PTP masing-masing, dan sudah tibadi kampus paling lambat 22 Agustus 2016 atas biaya Direktorat Pembinaan guru Dikmen.

3. Penyelenggaraan Program
Penyelenggaraan Program Pemberian Beasiswa stratadua (S-2) bagi Guru SMA/ SMK ini mengikuti ketentuan atau standar yang berlaku padaPTPyang bersangkutan.
Program Pemberian BeasiswaS-2 berlangsung selama dua tahun atau empat semester termasuk penyusunan tesis.
Perguruan tinggi penyelenggara program menyampaikan laporan kemajuan studi mahasiswa secara periodik pada setiap akhir semester kepada Direktorat Pembinaan Guru Dikmen,  DitjenGuru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud.

Untuk mengetahui perkembangan dan hasil penyelenggaraan Program Pemberian Beasiswa strata dua (S-2) ini, Direktorat Pembinaan guru Dikmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud melakukan monitoring dan evaluasi program secara periodik per semester,  atau   secara incidental sesuai dengan keperluan dan permasalahan yang terjadi.

Layanan Informasi

Masyarakat dan pihak-pihak  yang berkepentingan dapat menyampaikan informasi dan saran tentang Program Pemberian Beasiswa Strata Dua (S-2) bagi Guru SMA/SMK Tahun 2016 dengan menghubungi lembaga-lembaga dibawah ini.
DirektoratPembinaanGuru Dikmen dengan alamat:

Subdit PK-PKKDirektorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan
Komplek Kemdikbud GedungD Lantai 12
Jl. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan Jakarta
Telepon: 02157976108
Fax: 021 57976108
E-mail: subditpkpkk@gmail.com

Universitas Negeri Medan, dengan alamat:
Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan
Jl. Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Medan
Telepon: 061 6636730
Fax: 061 6636730
Web: pasca.unimed.ac.id

Universitas Negeri Jakarta, dengan alamat:
Program PascasarjanaUniversitas Negeri Jakarta
Kampus UNJ Jl. Rawamangun Muka Jakarta 13220
Telepon: 021 4721340
Fax: 021 4897047
Web: pps.unj.ac.id

Universitas Pendidikan Indonesia, dengan alamat:
Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Setiabudhi 229,Bandung 40154,Jawa Barat
Telepon     : 022-2001197;022-2002320
Fax            : 022-2005090

Universitas Negeri Semarang,dengan alamat:
PascasarjanaUniversitas Negeri Semarang
Gedung A Kampus Unnes Bendan Ngisor
Telepon: 024 840516 , 0248449017
Fax: 024 8449969
Web: pps.unnes.ac.id

Universitas Sebelas Maret,dengan alamat:
PascasarjanaKependidikan FKIP UNS
Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta
Telepon: 0271 669124
Fax:  0271 648939
E-mail:  fkip@fkip.uns.ac.id
Web: fkip.uns.ac.id  atau  pasca.fkip.uns.ac.id

Universitas Negeri Yogyakarta,dengan alamat:
PascasarjanaUniversitas Negeri Yogyakarta
Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta 55281
Telepon: 0274 586168, 550836
Fax: 0274 520326, 550835
E-mail: pps@uny.ac.id
Web: pps.uny.ac.id

Universitas Negeri Surabaya,dengan alamat:
PascasarjanaUniversitas Negeri Surabaya
Kampus Ketintang Gedung K9
Jl. Ketintang Surabaya 60231
Telepon: 031 8293484
Fax: 031 8293484
Web: pasca.unesa.ac.id

Universitas Negeri Malang,dengan alamat:
PascasarjanaUniversitas Malang
Jl. SemarangNo 5Malang65145,Jawa Timur
Telepon: 0341. 551334
Fax: 0341.551334;
Web: pasca.um.ac.id

Universitas Negeri Makassar, dengan alamat:
Pascasarjana Universitas Negeri Makassar
Kampus UNM Gunung Sari Baru
Jl. Bonto Langkasa Makasar 90222
Telepon: 0411 830366
Fax: 0411 855288
E-mail: pasca@unm.ac.id
Web: pps.unm.ac.id

Selengkapnya silahkan download Surat Edaran Lengkap termasuk Contoh format yang disediakan melalui link download pengumuman resmi Dirjen GTK tentang bantuan dana dan beasiswa pendidikan s-1 dan s-2 bagi guru SMA dan SMK melalui link di bawah ini : 


JAKARTA - Bemimpi untuk merasakan kuliah di Turki? Nah, Pemerintah Turki kini membuka kembali beasiswa bagi kamu yang tertarik untuk mencicipi seperti apa rasanya kuliah di negara tersebut. Beasiswa ini diberikan untuk kamu yang akan melanjutkan pendidikan di jenjang sarjana (S-1), magister (S-2), dan doktor (S-3).

Negara yang terkenal dengan kebab tersebut akan memberikan beasiswa penuh bagi mereka yang berhasil lolos. Selain itu, beasiswa ini juga menanggung tiket pesawat PP, asuransi kesehatan sampai kursus bahasa Turki.

Nah, hal yang menarik dari beasiswa ini adalah kamu cukup mengirimkan satu dokumen lamaran saja. Saat kamu mendaftar beasiswa secara online, kamu sudah diperbolehkan untuk mendaftar ke universitas yang dituju.

Adapun syarat yang perlu dipenuhi antara lain bukan warga negara Turki, telah lulus SMA, usia tidak lebih dari 21 tahun, memiliki kesehatan yang baik. Selain itu, bagi mahasiswa internasional kamu perlu memilliki sertifikat TOEFL atau IELTS.

Sementara bagi pascasarjana syarat yang diajukan antara lain sudah meraih gelar sarjana paling lambat pada Juli 2016. Usia tidak lebih dari 30 tahun untuk program magister, dan tidak lebih dari 35 tahun untuk program doktor.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain kamu harus mendaftar online, salinan ijazah serta transkip nilai dan salinan identitas diri dan foto ukuran paspor. Jika kamu berminat mendaftar, jangan lupa untuk mencatat deadline-nya. Pendaftaran akan ditutup pada 31 Maret 2016.

Untuk informasi lebih jelas, kamu bisa cek di website berikut ini.


Semoga Berhasil !


Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan bantuan peningkatan kualifikasi akademik S-2 bagi guru pendidikan dasar yang bertugas di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), dan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB)
A. Persyaratan
  1. Guru dikdas yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau guru tetap yayasan.
  2. Berusia maksimal 37 tahun pada saat penutupan pendaftaran yang dibuktikan dengan fotocopy kartu tanda penduduk.
  3. Lulusan jenjang sarjana (S-1) dari program studi yang relevan dan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
  4. IPK minimal 2,75 (dalam skala nilai 0-4) yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  5. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  6. Memperoleh izin untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi akademik S-2, dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari pejabat berwenang.
  7. Sanggup dan bersedia mengikuti studi di PTP yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud, yakni Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai.


 Untuk Selengkapnya tentang Informasi Beasiswa S2 Bagi Guru SD, SDLB, SMP dan SMPLB silahkan download filenya DISINI

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget