Sertifikasi Guru Terancam Molor

sertifikasi

Pencairan tunjangan sertifikasi guru untuk triwulan pertama 2017 di Kabupaten Sragen terancam molor. Sampai akhir Februari ini, belum ada satupun Surat Keputusan (SK) guru penerima sertifikasi yang turun dari pusat. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Suharto melalui Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Sunari Rabu (22/2) mengungkapkan, pengecekan terakhir 'progres' di SIM Tunjangan Profesi Ditjen GTK Kemendikbud, dari 4.232 guru penerima sertifikasi tahun 2017 yang terdata, belum ada satu pun yang keluar SK.

Belum adanya SK yang turun itu dimungkinkan karena memang masih dalam proses sinkronisasi data pemberkasan di pusat. "Sampai hari ini, belum ada SK yang turun. Pengalaman tahun lalu, untuk triwulan pertama, SK turunnya Maret tapi tanggal SK-nya Februari. Kalau proses 'updating' berkas dari sekolah mungkin sudah selesai, tapi proses di pusat kadang lama," jelas Sunari. 

Menurut Sunari, entri data pemberkasan meliputi data pokok kependidikan (Dapodik), jam mengajar, data sekolah, SK jam mengajar, dan berbagai persyaratan yang sudah ditentukan. Dinas hanya berperan mengontrol berapa SK yang sudah turun untuk kemudian mengurus pengajuan pencairan dana ke Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Pencairan pun langsung ke rekening masing-masing guru penerima.

0 Response to "Sertifikasi Guru Terancam Molor"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan.. Klik facebook Jika ingin berkomentar dengan menggunakan akun facebook anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel